Home / Berita / Volume Penumpukan Kendaraan Utuh di Lahan Parkir IPCC Meningkat

Volume Penumpukan Kendaraan Utuh di Lahan Parkir IPCC Meningkat

Volume penumpukan kendaraan utuh atau completely build updi lahan parkir PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. mengalami peningkatan.

Selama Mei 2019 jumlah kendaraan CBU yang berada di lahan parkir emiten berkode saham IPCC tersebut untuk impor berjumlah 5164 unit atau naik 10,46% dibandingkan dengan April 2019 yang berjumlah 4.675 unit.

Pada Juni 2019 hingga minggu ketiga tercatat berjumlah 6.544 unit atau naik 26,72% dibandingkan dengan Mei 2019.

Sementara itu, untuk ekspor selama bulan Mei 2019 jumlah kendaraan CBU yang berada di lahan parkir IPCC berjumlah 28.031 unit atau naik 40,70% dibandingkan dengan April 2019 yang berjumlah 19.922 unit. Adapun, pada Juni 2019 hingga minggu ketiga berjumlah 6.391 unit.

Indra Hidayat Sani, Direktur Operasi Indonesia Kendaraan Terminal mengatakan bahwa peningkatan yang terjadi disebabkan oleh kembali meningkatnya aktivitas produksi dan pabrikan dari para produsen atau automaker.

Selain itu, pengantaran kendaraan dari para shipping line juga turut meningkat pascalibur panjang. “Meski sebelumnya sempat berkurang di terminal kami karena adanya momen puasa dan libur panjang Lebaran. Namun, kini para automakerlangsung meningkatkan kapasitas produksinya dan meningkatkan pengantaran kendaraan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (24/6/2019).

Chiefy Adi K, Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal menjelaskan bahwa kondisi lapangan parkir kendaraan untuk aktivitas ekspor dan impor pascalibur panjang Lebaran langsung mengalami lonjakan kapasitas.

Menurutnya hal tersebut sangat positif bagi kinerja perseroan dengan makin banyaknya kendaraan yang berada di lahan parkir. “Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang berada di lahan parkir kami maka tentunya akan diikuti dengan peningkatan layanan,” pungkasnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Pesan Presiden Jokowi ke Erick Thohir, “BUMN Ekspansi ke Pasar Modal”

Presiden Joko Widodo punya pesan khusus untuk menteri baru yang menangani Badan Usaha Milik Negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *