Home / Berita / Wapres Jusuf Kalla Minta Pelindo II Kembangkan Pelabuhan di Batam Lebih Modern dan Bersaing denganSingapura

Wapres Jusuf Kalla Minta Pelindo II Kembangkan Pelabuhan di Batam Lebih Modern dan Bersaing denganSingapura

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II untuk mengembangkan Pelabuhan di Batam dan beberapa pelabuhan wilayah operasi Pelindo II. JK menginginkan Pelabuhan di Batam lebih modern dan mampu bersaing dengan pelabuhan terdekat milik negara tetangga Singapura.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya usai menghadap Wapres JK, Senin (24/6). “(Beliau minta) supaya Pelindo II juga bisa mengembangkan pelabuhan di tempat tempat tempat lain. Salah satu yang beliau harapkan adalah di Kepulauan Batam, supaya Batam itu bisa bersaing dengan Singapura,” kata Elvyn.

Elvyn mengatakan, Wapres JK berharap modernisasi pelabuhan di Batam mulai dari sistem hingga peralatan-peralatan. Selain itu, JK juga meminta kapasitas terminal pelabuhan di Batam ditingkatkan.

Menurut Elvyn, kenginan JK tersebut merupakan tindaklanjut dari kunjungan Wapres JK ke pelabuhan di Batam beberapa waktu lalu. “Tatkala beliau berkunjung di sana, melihat pelabuhan itu masih dikembangkan lagi dan karena itu beliau memanggil saya untuk kemungkinan mengembangkan Pelabuhan Batam,” kata dia.

“Memasang peralatan-peralatan yang lebih modern, kemudian menerapkan sistem disitu, memperbaiki sistem supaya menjadi pelabuhan yang lebih modern,” kata Elvyn.

Karena itu, Elvyn mengatakan akan menindaklanjuti instruksi Wapres tersebut dengan berkooordinasi dengan badan otorita Batam dan Kementerian BUMN. Menurutnya, pengembangan pelabuhan di Batam diharapkan mampu meningkatkan kapasitas terminal di pelabuhan tersebut.

“Kita ekspektasikan Batam itu bisa memproduksi antara 500 ribu-600 ribu TEUs per tahun. Sekarang ini baru 250 ribu per tahun,” kata dia.

Sumber Republika, edit koranbumn

Check Also

MA Lantik Lima Calon Anggota BPK Periode 2019-2024

Mahkamah Agung (MA) akan melantik lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang sebelumnya telah menjalani serangkaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *