Home / Berita / Wijaya Karya Terus Berupaya untuk Menggenjot Sejumlah Proyek Logement di Aljazair.

Wijaya Karya Terus Berupaya untuk Menggenjot Sejumlah Proyek Logement di Aljazair.

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) terus berupaya untuk menggenjot sejumlah proyek Logement di Aljazair. WIKA diberi kepercayaan untuk menangani proyek 700 dan 1.000 Unit Logement di Baraki dan El Harrach, Aljazair.

Selain Baraki dan El Harrach, WIKA juga dipercaya untuk membangun 1.250 unit logement di Ain Defla dan 1.250 unit logement di Khemis Miliana.

Haedar, sebagai duta bangsa sekaligus punggawa SHE di Proyek Unit Logement di Baraki dan El Harrach menceritakan bahwa setiap hari bersama rekan-rekannya memulai pekerjaan dengan safety morning talk.

Pada sesi ini, para duta bangsa bergabung dengan pekerja lokal. Mereka bersama-sama mendengarkan arahan tentang pekerjaan dan risiko-risiko yang dihadapi di lokasi.

Bekerja di Aljazair memang memberikan tantangan tersendiri bagi para duta bangsa. Menurut Haedar, di negara dengan 4 musim ini, suhunya berbeda dengan Indonesia.

Ia bilang saat ini saja, suhunya bisa mencapai 7 hingga minus 1 derajat celcius.  Pada saat musim panas tiba, suhunya bisa mencapai 45 derajat.

“Kadang juga turun hujan es. Kondisi-kondisi seperti ini kemudian membuat kami dengan sementara menghentikan pekerjaan di luar dan fokus untuk mengerjakan di bagian dalam. Kami harus mampu untuk menyesuaikan dengan segala kondisi dan memastikan bahwa semua pekerjaan berjalan sesuai target,” ungkap Haedar dalam siaran pers, Rabu (13/2).

Hermansyah Nasution selaku Country Manager WIKA untuk Aljazair menambahkan bahwa cuaca yang dingin menyebabkan pengeringan beton menjadi lebih lama.

Solusinya, Hermansyah bersama rekan-rekannya memutuskan untuk menggunakan heater dengan cara meletakan tungku pemanas LPG dengan suhu 70 – 80 derajat celcius yang disebar secara merata sehingga dapat mempertahankan suhu yang cukup tinggi bagi beton di cuaca yang dingin.

Pembangunan logement di Aljazair memang sedang dikebut oleh WIKA. Saat ini, tim yang dikomandani oleh Herman ini mampu membangun satu lantai dalam satu hari dengan menggunakan tunnel formwork pada proyek yang dimiliki oleh Agence Nationale de l’Amélioration et du Développement du Logement (AADL) atau dikenal dengan Kementerian Perumahan Rakyat Aljazair.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Menteri Erick Thohir Bersama Menteri Sri Mulyani Kembangkan Ekonomi Islam, Bergabung di Kepengurusan IAEI

Struktur kepengurusan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia periode 2019 – 2023 telah resmi dilantik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *