Home / Anak Perusahaan / 4 Ruas Jalan Tol Waskita Dijadwalkan Selesai di Semester II/2019

4 Ruas Jalan Tol Waskita Dijadwalkan Selesai di Semester II/2019

PT Waskita Toll Road (WTR) menargetkan penyelesaian konstruksi pada empat ruas jalan tol di paruh kedua 2019. Sebanyak tiga ruas berlokasi di Jawa sedangkan satu ruas di Sumatra.

Corporate Secretary WTR, Alex Siwu mengatakan empat ruas yang dijadwalkan selesai antara lain Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1, Cimanggis-Cibitung Seksi 1, Cibitung-Cilincing Seksi 1-3, dan Krian-Legundi-Bunder-Manyar Seksi 1-3. Panjang gabungan empat ruas ini mencapai 95,28 kilometer.

Alex menuturkan, Seksi 1 jalan tol Kapal Betung akan menghubungkan Kayu Agung dengan Jakabaring (Palembang). Seksi ini akan menjadi pelengkap jaringan jalan tol Bakauheni-Palembang sepanjang 358 kilometer.

“Kami akan operasikan 33 kilometer dulu dari total 111 kilometer. Ini sangat berarti karena jadi penyambung ke Palembang,” jelasnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Sebagaimana diketahui, jalan tol Kapal Betung Seksi 1 sampai dibuka secara fungsional pada masa angkutan Lebaran 2019 lalu. Pembukaan juga dilakukan pada jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Sementara itu di Jawa, ruas Cimanggis-Cibitung  dan Cibitung-Cilincing yang menjadi bagian dari jaringan jalan tol lingkar luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road) II dijadwalkan beroperasi pada sebagian seksi.

Tahun ini, ruas Cimanggis-Cibitung akan beroperasi di seksi 1 (3,17 kilometer) sedangkan seksi 2 (22,04 kilometer) menyusul pada 2020.

Adapun, ruas Cibitung-Cilincing diupayakan selesai pada seksi 1-3 (29,46 kilometer dan seksi 4 juga menyusul tahun depan. Jalan TOL Cibitung-Cilincing akan menjadi akses baru dari kawasan industri di Bekasi menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

WTR lewat anak usahanya PT Waskita Bumi Wira juga siap menyelesaikan konstruksi tiga seksi jalan tol KLBM yang bakal menjadi akses baru bagi kawasan industri di Jawa Timur. Hingga Mei 2019, progres pembangunan jalan tol sepanjang 38,29 kilometer itu mencapai 70,24%.

Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebelumnya mengatakan kehadiran jalan tol KLBM akan menghubungkan aksesibilitas lalu lintas kendaraan antarwilayah di daerah Krian, Kabupaten Sidoarjo dengan Manyar, dan Kabupaten Gresik.

“Jalan Tol Krian – Legundi – Bunder – Manyar merupakan jalan tol yang menghubungkan antar kawasan industri utama di wilayah penyangga utama Kota Surabaya, yaitu Sidoarjo dan Gresik,” tuturnya.

sumber bisnis, edit koranbumn

Check Also

Holding Pelindo Jadi Solusi Tingkatkan Standarisasi Pelabuhan RI

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, Elvyn G Masassya menyebutkan saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *