PT Waskita Toll Road (WTR) sepakat menandatangani Akta Jual Beli atau Sale Purchase Agreement (SPA) dengan metode Konversi Saham (Share Swap).
Penandatanganan SPA ini merupakan perjanjian divestasi 20% saham milik WTR di ruas tol Semarang – Batang dan 34,99% saham milik WTR di Cinere – Serpong kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Adapun nilai transaksi total keseluruhan dari konversi saham Tahap I di kedua Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tersebut senilai Rp 1,55 triliun.
PT SMI merupakan perusahaan pembiayaan khusus infrastruktur, yang didirikan untuk menjadi katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, memiliki saham sebesar 10,62% di WTR.
Dalam SPA, para pihak sepakat melakukan transaksi jual beli saham pada BUJT PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) dan PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) menggunakan skema konversi saham SMI di WTR kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Dalam waktu bersamaan dilaksanakan penandatanganan Akta Jual Beli Bersyarat atau Conditional Sale Purchase Agreement (CSPA) antara PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan SMI untuk pengalihan sebagian saham SMI di WTR kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Direktur Utama WTR Septiawan Andri Purwanto menjelaskan bahwa divestasi ini merupakan bagian dari tahapan transaksi menggunakan skema konversi saham SMI di WTR yang dialihkan kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk setara dengan nilai divestasi saham WTR di BUJT khususnya saat ini di CSJ sebesar Rp 550 miliar dan di JSB sebesar Rp 1 triliun.
Sedangkan sisanya sebesar Rp 515 miliar akan dibayarkan secara tunai oleh SMI kepada WTR. Sehingga, total nilai divestasi kepemilikan saham WTR di JSB dan CSJ yang didivestasi ke SMI adalah sebesar Rp 2,065 triliun.
“Dengan menandatangani SPA ini, kami harap proses divestasi selanjutnya dapat berjalan lancar dan sesuai prosedur. Kegiatan ini merupakan strategi WTR untuk memperoleh pendanaan pembangunan konsesi jalan tol yang kami miliki, serta mendukung percepatan penyelesaian konstruksi jalan tol yang dapat meningkatkan perkembangan infrastruktur di Indonesia,” jelas Septiawan dalam keterangan resmi, Rabu (30/6).
Sebagai informasi, ruas tol Semarang – Batang adalah salah satu ruas tol di Trans Jawa dan telah beroperasi penuh sejak bulan Desember 2018 sepanjang 75.00 km.
Sedangkan ruas Cinere – Serpong merupakan bagian dari jaringan jalan tol JORR 2 yang menghubungkan antara Jakarta dan Tangerang Selatan yang salah satu seksinya yaitu Seksi I telah beroperasi sepanjang 6.59 km dari total panjang 10.14 km.
Sumber Kontan, edit koranbumn















