Home / Berita / Aksi korporasi Bank BNI Berjalan Sesuai Rencana Tahun 2019

Aksi korporasi Bank BNI Berjalan Sesuai Rencana Tahun 2019

PT Bank Negara Indonesia Tbk menyatakan seluruh aksi korporasi yang digaungkan tahun ini masih tetap berjalan. Hal tersebut mencakup rencana pembentukan anak usaha di bidang modal ventura, asuransi umum dan rencana akuisisi bank dan terkait kepemilikan saham di LinkAja.

Namun, Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo menegaskan dari seluruh rencana tersebut pihaknya memprioritaskan rencana pembentukan anak usaha modal ventura. Ada dua opsi yang bakal ditempuh BNI, pertama dengan membeli perusahaan modal ventura atau mendirikan perusahaan modal ventura dari awal.

“Total anggaran yang disiapkan Rp 600 miliar sampai Rp 700 miliar untuk modal ventura,” katanya

Utamanya, pembentukan modal ventura tersebut ditujukan sebagai syarat masuknya kepemilikan BNI pada saham PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) sebagai operator LinkAja.

Menurut Anggoro, penyertaan modal tersebut dibagi menjadi tiga tahap. Pada tahap pertama, BNI dan perusahaan BUMN lainnya diperkenankan untuk menyertakan modal tidak melalui modal ventura, dalam hal ini BNI akan menyertakan modal lewat BNI Sekuritas.

“Untuk tahap kedua dan ketiga tentunya kami harap melalui modal ventura,” terangnya.

Sementara itu, porsi kepemilikan BNI dan Himbara dinilai akan turun dari porsi awal yakni masing-masing 10% menjadi 7%. Sebab, ada perusahaan BUMN lain yang bakal masuk yakni seperti Pertamina, Jiwasraya, Danareksa dan ada beberapa lainnya seperti PT KAI, Angkasa Pura (AP) I dan II serta Jasa Marga.

“LinkAja kan dibagi-bagi sahamnya selain ke Himbara. Porsi Himbara turun dari awalnya 10% menjadi sekitar 7% saja,” terangnya.

Selain pembentukan anak usaha modal ventura, BNI juga tengah mencari calon-calon perusahaan asuransi umum yang akan dibeli tahun ini. Alhasil pihaknya belum berencana untuk menyuntikkan modal ke anak usaha dalam waktu dekat.

Di sisi lain, khusus untuk anak usaha syariah yakni PT Bank BNI Syariah, Anggoro memastikan bila berjalan sesuai rencana BNI Syariah akan melantai di bursa pada semester II tahun ini.

Sayangnya, Anggoro belum dapat membeberkan berapa besar porsi kepemilikan saham BNI di BNI Syariah yang bakal dilepas.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

PP Presisi Perkirakan Hanya Bisa Belanjakan Modal Sebesar 70 Persen dari yang Dianggarkan

PT PP Presisi Tbk. konservatif dalam menggunakan dana belanja modal atau capital expenditure. Dari dana yang disiapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *