
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menghadiri pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jumat, 25 September 2026.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan perekonomian nasional dan sektor jasa keuangan, termasuk penguatan program untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam agenda tersebut, BUMN memiliki peran strategis melalui layanan keuangan, pembiayaan, investasi, serta berbagai layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
BP BUMN dan Danantara Indonesia terus memperkuat transformasi BUMN dan pengelolaan investasi negara agar semakin produktif, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi.

BP BUMN bersama sejumlah BUMN menyalurkan tali kasih kepada keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang menjadi korban insiden Arupadhatu I saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas lingkungan BUMN kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.
Pada 24 September 2026, Wakil Kepala BP BUMN II, Tedi Bharata, bersama perwakilan Direksi BUMN menyerahkan tali kasih secara simbolis kepada perwakilan keluarga di Gedung BP BUMN, Jakarta. Dukungan tersebut dihimpun melalui kolaborasi Perum LPPNPI, Peruri, Perum Jasa Tirta I, Perum Jasa Tirta II, Pelindo, Jasa Marga, ASDP Indonesia Ferry, PTPN IV, dan Antara ETP.
Kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian dan gotong royong BUMN untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak musibah. BP BUMN berharap dukungan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan BUMN.

Danantara Indonesia dan BP BUMN berkomitmen memperkuat daya saing industri tekstil dan sepatu nasional dari hulu hingga hilir guna menghadapi persaingan global dengan negara kompetitor.
Danantara meminta persoalan industri tekstil maupun sepatu dipetakan secara komprehensif yang meliputi kapasitas produksi, tren jangka panjang, ekspor, hingga perbandingan produktivitas dengan negara kompetitor. Hal ini untuk menekan beban produksi agak semakin efektif dan efisien.
Sebagai wujud dukungan, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menggelar pertemuan dengan pelaku industri tekstik dan sepatu pada Selasa 22 September 2026. Para pelaku industri menyampaikan sejumlah tantangan industri mulai dari persoalan biaya, sistem kerja, hingga struktur biaya.
Danantara dan BP BUMN siap mendukung industri tekstil dan sepatu dengan mengintegrasikannya dengan pengembangan kawasan industri terintegrasi dengan infrastruktur logistik (pelabuhan, dry port, jalan tol, dan energi) guna menekan biaya operasional.
BUMN juga akan memaksimalkan penggunaan produk tekstil dan sepatu dalam negeri untuk menjamin kepastian permintaan pasar lokal.
Danantara dan BP BUMN juga akan berkoordinasi erat dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengurai hambatan lintas sektor, mulai dari perdagangan, investasi, hingga pembiayaan. Upaya ini diharapkan dapat membangun kembali fondasi manufaktur nasional, menyerap lapangan kerja luas, serta mengembalikan daya saing Indonesia di pasar domestik maupun global.

BP BUMN–Danantara Bahas Peran BUMN untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Penguatan kontribusi BUMN menjadi salah satu agenda penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional seiring perkembangan ekonomi global. Kinerja dan peran perusahaan negara menjadi pembahasan dalam pertemuan antara Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Managing Director Chief Economist Danantara Indonesia, Reza Yamora Siregar, dan Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Pembahasan mencakup kontribusi BUMN terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui kegiatan ekspor yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Kolaborasi antara BUMN, pemerintah, dan Bank Indonesia diharapkan dapat mendukung penguatan fondasi ekonomi serta peningkatan daya saing Indonesia.
Penguatan ekspor, efisiensi, dan pengelolaan DHE menjadi bagian dari masukan kebijakan untuk menghadapi tekanan ekonomi global. Upaya menjaga stabilitas rupiah dan kecukupan devisa dengan tetap mempertahankan likuiditas, pertumbuhan kredit, dan momentum pertumbuhan ekonomi menjadi kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian global.

Sebelas lokasi, satu panggilan untuk negeri.
Program Relawan Bakti BUMN sukses diselenggarakan di sebelas titik lokasi
ke berbagai penjuru tanah air.
Selama 16–19 Agustus 2026, Relawan Bakti BUMN hadir di 11 lokasi, menghadirkan aksi nyata melalui semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kontribusi bagi negeri.
Dari 11 lokasi pelaksanaan Relawan Bakti BUMN 2026 yakni Aceh Tamiang, Lampung Selatan , Ruteng, Pulau Seram, Tidore, Boyolali, Tanah Datar, Probolinggo, Samosir, Denpasar, dan Langowan para Relawan Bakti BUMN hadir memberikan kontribusi pada masyarakat.
Kehadiran juga diperkuat dengan hadirnya Wakil Kepala Badan BUMN, Bapak Tedi Bharata yang turut hadir di titik Tidore, Langowan, dan Denpasar, untuk menyaksikan secara langsung semangat para relawan dan masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan.
Berbeda wilayah, berbeda cerita, namun satu semangat yang sama.
Karena pengabdian bukan tentang seberapa jauh jarak yang ditempuh, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang ditinggalkan.

Sebelas lokasi. Ribuan cerita. Satu panggilan untuk negeri.
Relawan Bakti BUMN 2026
Sebelas lokasi, satu panggilan untuk negeri. 🇮🇩
Pada 22 September 2026, Presiden Prabowo Subianto meminta proses penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) segera dituntaskan. Kesepakatan yang kini memasuki tahap penyelesaian kelengkapan dokumen berbahasa Inggris tersebut diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia, meningkatkan perdagangan dan investasi, serta memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, hadir dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta. Rapat juga membahas penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional yang saat ini menyerap sekitar 4 juta tenaga kerja dan mencatatkan nilai ekspor sekitar US$12 miliar.
Percepatan IEU-CEPA menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas pasar ekspor dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di tingkat global. Sementara itu, penguatan industri TPT diarahkan melalui dukungan bahan baku, penertiban impor yang mengganggu industri dalam negeri, serta penguatan industri yang berorientasi ekspor.

Sinergi BUMN, Perkuat Produk Lokal Indonesia
Penguatan produk lokal dan UMKM membutuhkan ekosistem yang saling mendukung. BUMN tidak hanya membangun sinergi bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari rantai nilai yang membuka akses pasar dan memperluas peluang pertumbuhan.
Sarinah memiliki peran strategis sebagai etalase produk Indonesia yang menghadirkan kerajinan, seni, dan karya UMKM dengan karakter serta keunikan khas Indonesia. Peran ini menjadi jembatan untuk memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada pasar domestik maupun internasional.
Sinergi antar-BUMN perlu terus diperkuat untuk menciptakan ruang bagi produk lokal dan UMKM Indonesia untuk hadir, dikenal, dan berkembang. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, akses pasar semakin luas, produk lokal semakin dikenal, dan UMKM Indonesia semakin kuat serta bertumbuh.

Topang Ekonomi Sumatera, BP BUMN dan Danantara Dorong Percepatan Transformasi Hutama Karya
BP BUMN dan Danantara Indonesia mendorong percepatan transformasi Hutama Karya (HK) dengan fokus pada manajemen proyek, tata kelola bisnis, dan penguatan pendanaan. Agenda ini mendukung peran HK dalam menjaga konektivitas Trans Sumatera yang menunjang aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Arah transformasi tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria dengan jajaran direksi Hutama Karya di Gedung BP BUMN pada 15 September 2026.
Dalam aspek pendanaan, BP BUMN dan Danantara Indonesia mendukung penuh penguatan struktur pendanaan proyek berbasis project financing. Penguatan ini menjadi salah satu bagian utama dalam transformasi perusahaan.
Di sisi operasional, HK juga memperkuat manajemen proyek dan pengambilan keputusan bisnis yang mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola yang baik. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan proyek dan pengembangan bisnis perlu mempertimbangkan risiko serta kemampuan perusahaan dalam menjalankan kewajibannya.

Sarinah berkomitmen menjadi pusat pengalaman budaya terdepan di Indonesia. Untuk mendukung arah tersebut, perusahaan memadukan perdagangan, kreativitas, dan pengalaman yang inklusif guna mendorong pertumbuhan karya serta keterampilan bangsa.
Hal tersebut menjadi pembahasan dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dengan Direksi Sarinah di Gedung BP BUMN pada 15 September 2026.
Sarinah tidak semata-mata berorientasi pada net income atau profit, tetapi memiliki mandat dan misi yang lebih besar sebagai pusat pengalaman budaya Indonesia. Hal ini sejalan dengan positioning Sarinah sebagai Retail-Based Cultural Experience Center.
Penguatan identitas Sarinah perlu dilakukan melalui kurasi wastra, produk lokal, serta F&B/kuliner Indonesia, sehingga karakter lokal dan pengalaman budaya tetap menjadi kekuatan utama Sarinah. Misi Sarinah sendiri mencakup kurasi kekayaan budaya, pemberdayaan UMKM, serta perluasan diplomasi budaya Indonesia.
Dengan demikian, pengembangan bisnis Sarinah juga diarahkan untuk memperkuat ruang bagi produk lokal agar terus berkembang dan menjangkau masyarakat.

BP BUMN dan Danantara Dorong InJourney Perkuat Layanan, Laba Usaha Naik 10%
InJourney Group mencatat pertumbuhan laba usaha sebesar 10% secara tahunan atau year-on-year (YoY). Di tengah capaian tersebut, penguatan layanan dan percepatan transformasi hotel menjadi agenda pengembangan perusahaan.
Agenda ini dibahas dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dengan Direksi InJourney Group di Gedung BP BUMN pada 15 September 2026. Pembahasan mencakup kinerja usaha, peningkatan kualitas layanan, serta perkembangan transformasi hotel setelah konsolidasi hotel BUMN.
BP BUMN, bersama Danantara Indonesia mendukung penguatan standar operasional dan kualitas layanan InJourney Group, termasuk aspek keselamatan, untuk menghadirkan layanan pariwisata yang aman dan andal bagi masyarakat. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pelayanan sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia.
Pertemuan tersebut juga membahas percepatan transformasi hotel BUMN pascakonsolidasi. InJourney Group melalui Hotel Indonesia Natour (HIN) menargetkan pengelolaan operasional hotel-hotel tersebut pada akhir 2026.
Danantara Indonesia dan BP BUMN berjalan InJourney menjadi salah satu grup holding yang paling awal menyelesaikan proses streamlining. Danantara menargetkan seluruh anak perusahaan InJourney membukukan laba dan ekuitas positif

BP BUMN bersama Danantara Indonesia mengambil langkah tegas dan pro-aktif dalam menyelesaikan kemelut proyek LRT City yang dikembangkan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tidak hanya memanggil pihak korporasi, dalam rapat pada Selasa, 15 September 2026, BP BUMN dan Danantara menghadirkan terobosan dengan melibatkan langsung para konsumen korban yang terdampak untuk mendengarkan keluh kesah mereka secara terbuka.
Dalam rapat yang juga dihadiri Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP BUMN dan Danantara secara resmi memberikan instruksi dan perintah keras kepada jajaran direksi Adhi Karya untuk segera menyelesaikan persoalan LRT City secara tuntas, adil, dan tanpa kompromi.
Komitmen tegas jug disampaikan oleh BP BUMN dan Danantara Indonesia dalam menyikapi persoalan penyelesaian proyek LRT City oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Perlindungan terhadap hak konsumen dan kepastian hukum mutlak dikedepankan agar tidak ada pihak yang dirugikan, khususnya bagi para pembeli rumah pertama.
Dari total 5.400 unit yang telah terjual pada tahap pertama, manajemen mencatat masih terdapat 2.400 unit yang belum dapat diserahterimakan dan menjadi perhatian khusus publik serta manajemen.
Sebagai langkah solutif dan terukur, sejumlah arah kebijakan ditetapkan di antaranya: mengutamakan hak pembeli dan memastikan penyelesaian masalah secara adil.

BP BUMN Dorong Kepastian Hukum dan Tata Kelola Aset dalam Reforma Agraria
Reforma Agraria menjadi bagian penting dalam mewujudkan penataan pemilikan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan, memberikan kepastian hukum atas hak atas tanah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Kepala I BP BUMN, Aminuddin Ma’ruf, menghadiri rapat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Reforma Agraria yang turut membahas isu penguasaan dan pemanfaatan aset BUMN.
BP BUMN turut terlibat dalam pembahasan RUU tentang Reforma Agraria sebagai bagian dari upaya memastikan aspek kepastian hukum, penataan, dan perlindungan aset BUMN dapat terakomodasi dalam kebijakan reforma agraria.
Pembahasan RUU Reforma Agraria menjadi momentum untuk mendorong penataan agraria yang lebih komprehensif, sehingga tercipta keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan dalam penguasaan tanah, perlindungan kepentingan masyarakat, serta tata kelola aset BUMN yang tertib dan akuntabel.
Dalam rapat bersama jajaran direksi Bio Farma Group, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menekankan pentingnya refocusing bisnis agar Bio Farma kembali memperkuat mandat utamanya dalam riset dan pengembangan (R&D) vaksin.
Tidak hanya berhenti pada kapasitas produksi, Bio Farma kini semakin agresif memperluas penetrasi pasar global. Berbagai teknologi dan produk kesehatan buatan Indonesia telah merambah Senegal, Ghana, hingga India, dan siap berekspansi lebih luas ke berbagai negara Afrika lainnya.
Langkah strategis ini tidak hanya memperkuat daya saing industri kesehatan nasional di panggung dunia, tetapi yang terpenting mewujudkan kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional.

BP BUMN bersama sejumlah BUMN menyalurkan tali kasih kepada keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang menjadi korban insiden Arupadhatu I saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas lingkungan BUMN kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.
Pada 24 September 2026, Wakil Kepala BP BUMN II, Tedi Bharata, bersama perwakilan Direksi BUMN menyerahkan tali kasih secara simbolis kepada perwakilan keluarga di Gedung BP BUMN, Jakarta. Dukungan tersebut dihimpun melalui kolaborasi Perum LPPNPI, Peruri, Perum Jasa Tirta I, Perum Jasa Tirta II, Pelindo, Jasa Marga, ASDP Indonesia Ferry, PTPN IV, dan Antara ETP.
Kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian dan gotong royong BUMN untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak musibah. BP BUMN berharap dukungan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memperkuat semangat

Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Baharata berdiskusi dengan jajaran Perum Perumnas mengenai kondisi perusahaan, agenda transformasi, serta langkah restrukturisasi yang perlu dilakukan untuk membawa Perumnas menjadi perusahaan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Perumnas memiliki mandat yang besar dalam menyediakan hunian bagi masyarakat. Karena itu, transformasi tidak cukup hanya bicara mengenai pertumbuhan bisnis, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memperkuat fundamental, meningkatkan produktivitas, dan mengelola aset secara lebih optimal.
Restrukturisasi menjadi bagian penting dari proses tersebut. Memberikan ruang bagi Perumnas untuk memperbaiki likuiditas, menata kewajiban, sekaligus membangun kembali kapasitas perusahaan agar dapat tumbuh dengan fondasi yang lebih kuat.
Bagi seluruh Perum, prinsip Public Value First harus menjadi orientasi utama. Namun untuk dapat memberikan public value secara berkelanjutan, perusahaan juga harus sehat secara fundamental.
Perumnas harus kita dorong untuk menjadi perusahaan yang sehat, produktif, dan mampu menjalankan mandatnya dengan baik. Karena pada akhirnya, transformasi bukan hanya tentang menyelamatkan perusahaan hari ini, tetapi memastikan Perumnas tetap mampu menghadirkan hunian yang layak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di masa depan.

Pada Jumat (11/9), Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata bertemu dengan Menteri Hukum RI, Bapak Supratman Andi Agtas, untuk membahas optimalisasi pencetakan Berita Negara dan Tambahan Berita Negara (BN/TBN) oleh Perum PNRI.
BP BUMN melihat bahwa transformasi digital dan penguatan peran PNRI dapat berjalan beriringan. Proses penomoran dan pengumuman tetap dilakukan secara elektronik melalui sistem Kementerian Hukum, sementara pencetakan BN/TBN dapat dioptimalkan melalui PNRI.
Penyesuaian tarif juga menjadi salah satu bagian penting dalam pembahasan. Dengan tarif yang lebih terjangkau, diharapkan akses dan kepatuhan badan usaha dapat meningkat, sekaligus membuka peluang peningkatan volume transaksi dan memperkuat keberlanjutan bisnis PNRI.
Terima kasih Pak Menteri atas dukungan dan komitmennya. Semoga kolaborasi ini dapat terus diperkuat untuk menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus nilai tambah bagi negara.
Sumber IG BP BUMN, IG IG Tedi Bharata, IG Dony Oskaria




























