• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 15 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bio Farma; Tantangan dan Peluang memasarkan Produk di Negara Islam

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Unggul

Mewujudkan Kemandirian Bangsa, Pemerintah Dinilai Perlu Perkuat Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

Program Hidroponik Dukung Inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong

M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma berbicara pada seminar rangkaian forum international “The 1st Meeting of the Heads of National Medicines Regulatory Authorities (NMRAs) from the Organization of Islamic Cooperation Member States” .
Rahman menjelaskan tahapan mendapatkan Pre-Qualification WHO, Selasa 20 November 2018 di Jakarta pada sekitar 200 peserta termasuk perwakilan dari 32 negara.
Pre-Qualification (PQ) WHO yaitu persyaratan pemenuhan standar mutu, keamanan dan keampuhan produk untuk penggunaan secara internasional.
Pertemuan NMRAs digelar secara resmi pada 21-22 November 2018, BPOM RI sebagai penyelenggara Pertemuan Pertama Kepala Otoritas Regulatori Obat negara anggota OKI. Diawali dengan side event pada 20 November 2018 ini dengan tema “Opportunities and Challenges of Entering product’s Market in OIC countries”
Acara dibuka oleh Penny K. Lukito, Kepala Badan POM RI dengan narasumber dari Badan POM, GP Farmasi Indonesia, pakar dari WHO, Bio Farma dan Kimia Farma.
Selain itu juga hadir narasumber dari Saudia Arabia, Malaysia dan Nigeria.
Penny K. Lukito menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan menghasilkan kesepakatan terkait strategi penguatan kolaborasi otoritas regulatori obat negara OKI dalam rangka mempercepat kemandirian obat dan vaksin di negara OKI.
Rahman menambahkan “Di negara OKI sendiri dari sekitar 57 negara anggota hanya ada 7 negara yang memiliki pabrik vaksin dan hanya ada 2 pabrik yang diakui Badan Kesehatan Dunia, tapi satu pabrik di Senegal itu hanya memproduksi satu vaksin saja. Yellow fever vaksin untuk kebutuhan Afrika Barat, Afrika Tengah”.
“Industri tidak dapat mengajukan sertifikasi PQ-WHO jika Badan POM dinegaranya belum terkualifikasi, sehingga baik Industri dan Regulator dalam hal ini BPOM keduanya harus dinilai kualifikasinya sesuai standar WHO, baik dalam standar dokumen, quality system, quality manajemen, fasilitas dan SDMnya”. Ungkap Rahman
Bio Farma Indonesia, memiliki sekitar 12 produk vaksin yang sudah mendapatkan Pre Kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia WHO sejak 1997, sehingga produk tersebut telah dipasarkan secara international.
“Tahun ini produk kami sudah masuk ke lebih dari 140 negara, dan 49 diantaranya negara anggota OKI”
“Dalam pertemuan besok 21-22 November juga akan dibahas mengenai Harmonisasi Kriteria Halal produk Obat dan Vaksin di negara anggota OKI”
Sumber Biofarma

Previous Post

MoU dengan PT KHI Pipe Industries

Next Post

Pelantikan Saka Pariwisata,Ajak Generasi Milenial Dekat Dengan Borobudur

Related Posts

Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
Berita

Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Unggul

15 Februari 2026
Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan
Berita

Mewujudkan Kemandirian Bangsa, Pemerintah Dinilai Perlu Perkuat Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

15 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Program Hidroponik Dukung Inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong

15 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

COO Danantara, Dony Oskaria Ungkap Jumlah BUMN yang Mencatat Laba hanya 48% dari Total Seluruh BUMN

15 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Resmi Terbentuk Subholding Downstream, Pertamina Tuntaskan Penggabungan Tiga Subholding Hilir

15 Februari 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

15 Februari 2026
Next Post

Pelantikan Saka Pariwisata,Ajak Generasi Milenial Dekat Dengan Borobudur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Lepas Landas Ekonomi Nasional

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Merampingkan Anak Usaha Telkom dari 66 Jadi Belasan yang Fokus pada Empat Unit Bisnis Utama

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Terus Melakukan Penataan Bisnis, Rampingkan 38 anak usaha Non-inti pada Tahun Ini

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Resmi Terbentuk Subholding Downstream, Pertamina Tuntaskan Penggabungan Tiga Subholding Hilir

5 jam ago
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
Berita

Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Unggul

by redaksi
15 Februari 2026
0

Upaya meningkatkan produktivitas perkebunan sawit rakyat kembali didorong melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR). Holding Perkebunan PTPN III (Persero) lewat...

Read more
Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan

Mewujudkan Kemandirian Bangsa, Pemerintah Dinilai Perlu Perkuat Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

15 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Program Hidroponik Dukung Inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong

15 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

COO Danantara, Dony Oskaria Ungkap Jumlah BUMN yang Mencatat Laba hanya 48% dari Total Seluruh BUMN

15 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Resmi Terbentuk Subholding Downstream, Pertamina Tuntaskan Penggabungan Tiga Subholding Hilir

15 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In