Home / Anak Perusahaan / BNI Syariah Kerja sama dengan KSEI Penyediaan Layanan Administrasi Rekening Dana Nasabah

BNI Syariah Kerja sama dengan KSEI Penyediaan Layanan Administrasi Rekening Dana Nasabah

PT Bank BNI Syariah melakukan kerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI dalam penyediaan layanan administrasi Rekening Dana Nasabah atau RDN. Pembukaan RDN ditargetkan dapat dilakukan pada semester kedua 2019.

Peresmian kerja sama tersebut berlangsung pada Jumat (12/7/2019) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo dan Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo, didampingi oleh Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah Bambang Sutrisno dan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ridwan.

Abdullah menjelaskan, target pasar layanan produk RDN tersebut adalah nasabah perusahaan sekuritas yang akan bertransaksi saham syariah di pasar modal. Layanan itu pun akan terafiliasi dengan Tabungan BNI RDN iB Hasanah yang dapat digunakan sebagai rekening penampungan transaksi saham nasabah di pasar modal.

“Tujuan kerjasama ini adalah dalam rangka meningkatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga [DPK], selain itu juga dalam rangka pengembangan ekosistem halal,” ujar Abdullah dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis pada Sabtu (13/7/2019).

Dia menjabarkan, terdapat beberapa manfaat kerja sama, di antaranya dapat mendukung perusahaan sekuritas yang memfasilitasi jual beli saham syariah untuk investor. Selain itu, kerja sama itu pun dapat meningkatkan keamanan dana investor dan memudahkan investor memantau transaksi penyelesaian saham.

Menurut Abdullah, nasabah yang hendak bertransaksi saham syariah akan dibukakan RDN BNI Syariah melalui perusahaan sekuritas. Saat ini BNI Syariah telah bekerjasama dengan BNI Sekuritas.

Pembukaan RDN di BNI Syariah ditargetkan dapat beroperasi pada semester kedua tahun ini. Pada tahun pertama, menurut Abdullah, diharapkan pembukaan RDN dapat mencapai 1.000 rekening.

Pada kesempatan yang sama, Uriep menjelaskan semakin banyak dan beragamnya Bank Administrator RDN akan memudahkan investor dalam melakukan investasi di pasar modal. Hal tersebut karena investor memiliki beberapa pilihan bank untuk membuka rekening RDN.

“Penambahan jumlah Bank Pembayaran juga menjadi salah satu upaya untuk memperluas jaringan pasar modal melalui kerjasama co-branding dengan perbankan,” ujar Uriep.

Dengan dukungan total 16 bank administrator RDN maka total jaringan perbankan  yang dapat dimanfaatkan oleh investor pasar modal Indonesia berjumlah 20.000 kantor cabang.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Kementerian ESDM Bagi-bagi Pengelolaan Blok Corridor ke ConocoPhillips, Pertamina dan Repsol

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi menyerahkan pengelolaan Blok Corridor ke ConocoPhillips, Pertamina dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *