• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 2 April 2023
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bunga Acuan Naik Agresif, BTN: Pertumbuhan Kredit 2019 Tidak Setinggi Tahun Ini

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Kereta INKA Dioperasikan pada Jalur Makassar – Parepare

Ajak Masyarakat Menggunakan Kereta Api, KAI Hadirkan Program Trip & Win

Berita Singkat BUMN : KIW, SIER, Indofarma, PPA, Brantas Abipraya, SIG, Sucofindo, PUSRI

Bank Indonesia (BI) tercatat sudah menaikkan suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate (BI7DRRR) sebesar 175 basis poin (bps) ke level 6%. Kondisi ini sedikit banyak akan mempengaruhi kepada penyaluran kredit perbankan.
Disisi lain bank harus menggenjot kredit di tengah potensi kualitas kredit yang diterpa bunga agresif. Selain itu perbankan pun harus melakukan penyesuaian guna menjaga margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) tetap optimal demi cuan yang baik.
Direktur Keuangan dan Treasury PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Iman Nugroho Soeko menilai efek dari BI7DRRR yang sudah mencapai level 6% pasti akan terasa terutama di upaya menjaga NIM. Itu dikarenakan debitur sudah mempunyai ekspektasi bunga kredit yang tidak tinggi sesuai ekspektasi pemerintah.
“Sehingga penyesuaian suku bunga kredit menjadi lebih sulit untuk ditransmisikan. BTN menargetkan pertumbuhan kredit 2019 sebesar 15% sedikit diatas OJK sebesar 12%-13%,” ujar Iman, Kamis (20/12).
Menurutnya proyeksi tersebut menurun jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar 19%-20%. Itu ditengarai efek dari suku bunga karena BTN harus menaikan bunga kredit secara bertahap. Semakin tinggi bunga kredit maka lebih sedikit proyek yang layak untuk dibiayai (feasible). “Maka pertumbuhan akan terkoreksi,” ujarnya.
Di sisi lain bank didorong untuk terus menghasilkan pendapatan besar di kondisi ini. Maka salah satu cara yang dapat ditempuh menurutnya dengan mencari peluang dari pendapatan komisi atau fee based income. Tanpa mengesampingkan peran NIM sebagai fungsi utama bank yakni intermediasi.
Sekadar informasi, per Oktober 2018, BTN telah menyalurkan pertumbuhan kredit sebesar 18,96% yoy menjadi Rp 204 triliun.
Sumber KOntan.co.id

Previous Post

Himbara Cloud Innovation Day

Next Post

Hingga Desember, Waskita Beton Precast Bukukan Kontrak Baru Rp 6,51 Triliun

Related Posts

Menteri Perkeretaapian Bangladesh  Lakukan Kunjungan ke INKA
Berita

Kereta INKA Dioperasikan pada Jalur Makassar – Parepare

2 April 2023
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Ajak Masyarakat Menggunakan Kereta Api, KAI Hadirkan Program Trip & Win

2 April 2023
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Berita

Berita Singkat BUMN : KIW, SIER, Indofarma, PPA, Brantas Abipraya, SIG, Sucofindo, PUSRI

2 April 2023
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Sejumlah Fokus Utama Jasa Raharja di Tahun 2023

2 April 2023
Literasi Bulog : MoveNas
Berita

Presiden Pastikan Kapasitas Gudang Bulog Aman untuk Panen Raya

2 April 2023
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV
Berita

Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, Apresiasi Solusi PTPN Group Selesaikan Masalah Aset Lahan di Kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor

1 April 2023
Next Post

Hingga Desember, Waskita Beton Precast Bukukan Kontrak Baru Rp 6,51 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI dan 3 Bank Syariah Swasta Berkolaborasi Perkuat Inklusi Keuangan Syariah

3 hari ago
Waskita Toll Road Lakukan Langkah Penyebaran Virus Pencegahan Corona

Waskita Toll Road Siapkan Dua Ruas Jalan Tol untuk Dioperasikan Fungsional pada Periode Hari Raya Idulfitri 2023

7 hari ago
Pefindo Kukuhkan Peringkat idAA- untuk Surat Utang BRI Finance

BRI Finance Targetkan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Baru Selama Periode Ramadan 2023 Hingga 40 persen

7 hari ago
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Mengenal Desa Modern Berbasis Digital di Desa BRILiaN Mijen Kudus

2 hari ago
Menteri Perkeretaapian Bangladesh  Lakukan Kunjungan ke INKA
Berita

Kereta INKA Dioperasikan pada Jalur Makassar – Parepare

by redaksi
2 April 2023
0

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi mencoba naik kereta buatan PT INKA (Persero). Kesempatan ini dilakukan sesaat setelah meresmikan...

Read more
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Ajak Masyarakat Menggunakan Kereta Api, KAI Hadirkan Program Trip & Win

2 April 2023
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : KIW, SIER, Indofarma, PPA, Brantas Abipraya, SIG, Sucofindo, PUSRI

2 April 2023
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Sejumlah Fokus Utama Jasa Raharja di Tahun 2023

2 April 2023
Literasi Bulog : MoveNas

Presiden Pastikan Kapasitas Gudang Bulog Aman untuk Panen Raya

2 April 2023
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In