Home / Berita / Dirut RNI Sampaikan Paparan “TRANFORMASI RNI”

Dirut RNI Sampaikan Paparan “TRANFORMASI RNI”

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) B. Didik Prasetyo menyampaikan paparan mengenai Transformasi RNI kepada Karyawan PT Phapros Tbk yang terdiri dari Manajer dan Asisten Manajer, Kamis, 21 Februari 2019, di Ruang Avicena Kantor Phapros, Semarang. Hadir dalam acara tersebut Komisaris Utama Phapros sekaligus Direktur SDM dan Umum RNI Y. Nanang Marjianto, Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami, Direktur Pemasaran Chairani Harahap, Direktur Keuangan Heru Marsono, Direktur Produksi Syamsul Huda, dan Direktur SDM dan Umum Fransetya Hasudungan Hutabarat, serta Direktur Utama PT Rajawali Nusindo Sutiyono.

Dihadapan Phapros’er (sebutan untuk insan phapros,-red) Didik menyampaikan paparan yang terdiri dari portofolio dan pencapaian RNI, berbagai upaya inovatif yang telah dilakukan RNI, analisis kondisi dan posisi Phapros saat ini di tengah persaingan industri farmasi Tanah Air, telaah atas kebijakan mempertahankan dan divestasi Phapros, ciri-ciri lazy company sebagai kondisi yang harus dihindari, serta strategi dalam mewujudkan transformasi RNI.

Didik menjelaskan, dalam perjalananya RNI telah melalui berbagai fase dari mulai fase konsolidasi (1964-1985), ekspansi (1986-1997), restrukturisasi (1998-2001), re-fokus (2002-2014), dan saat ini tengah menjalani fase menuju genetik super (2015-2025). Didik Prasetyo menyampaikan dalam 4 tahun terakhir RNI tidak henti melakukan berbagai upaya inovatif guna memastikan keberlanjutan perusahaan, salah satunya menerapkan integrated supply chain di lingkup RNI Group dan melakukan optimalisasi asset-aset perusahaan yang idle. Dari sisi kesisteman, dalam empat tahun terakhir RNI terus mengalami peningkatan nilai Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) dan peningkatan skor Good Corporate Governance (GCG). Dalam inovasi di bidang teknologi, implementasi Sales Force Automation (SFA) dan Distribution & Trading Management System (DTMS) menjadi salah satu kekuatan.

SFA dan DTMS memungkinkan dilakukannya akses informasi penjualan realtime, serta dapat meningkatkan kecepatan pelayanan dan peningkatan Supply Chain Management. Selain itu, ada juga penerapan Integrasi Pengawasan Foto Udara dan Geo Tag, serta digitalisasi penjualan melalui toko online nushinushi.id.

Saat membahas mengenai Phapros, Didik Prasetyo menjelaskan mengenai Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat PT Phapros Tbk antara RNI dengan PT Kimia Farma (Persero) Tbk yang dilaksanakan pada, Rabu, 13 Februari 2019, di Kementerian BUMN, Jakarta. Menurutnya penandatanganan CSPA (Conditional Sales Purchase Agreement) tersebut menjadi langkah yang fenomenal bagi Phapros, karena melalui aksi korporasi tersebut Phapros akan memiliki pemegang saham mayoritas baru.

Ia mengatakan, Phapros sekarang mempunyai saudara sesama perusahaan farmasi yang dapat saling menguatkan melalui sinergi, saling bertukar ilmu dan pengalaman untuk meningkatkan daya saing. Selain itu, langkah ini juga membuka peluang bagi karyawan Phapros yang sudah terbukti memiliki “genetik super” untuk bisa berkiprah lebih baik dan lebih luas lagi.

Didik juga memberikan motivasi bagi para karyawan agar tidak usah khawatir dan takut atas perubahan ini, bahwasannya hal ini akan lebih banyak memberikan dampak positif bagi Phapros. Terlebih dengan daya saing dan profitabilitas Phapros yang unggul, terbukti Phapros mengalami peningkatan Sales dan COGS yang relative lebih cepat dibanding pesaing.

“Hal ini membuktikan bahwa Phapros memiliki Genetik Super, sehingga siapapun pemiliknya akan mampu memberi warna pada industri farmasi Tanah Air. Jadi tidak perlu khawatir, justru ini adalah peluang untuk melakukan peningkatan,” ujar Didik.

Sementara itu, Komisaris Utama Phapros Y. Nanang Marjianto mengatakan, perubahan kepemilikan tidak akan serta merta mengubah tatanan atau berbagai kebijakan, karena yang berubah itu pemiliknya, sedangkan karyawannya tetap. “Tidak usah takut, Phapros ibarat emas sehingga berada dimanapun yang namanya emas akan tetap menjadi emas,” ujarnya

Adapun Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami yang biasa disapa Emmy mengatakan, forum ini sangat baik karena dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada karyawan Phapros yang sebelumnya bertanya-tanya seputar aksi korporasi yang baru saja dilakukan.

“Apa yang dibicarakan dan disampaikan akan kami sebarkan melalui jejaring komunikasi dan media sosial yang kami miliki, sehingga pesan-pesan yang disampaikan oleh Dirut RNI dapat tersampaikan kepada seluruh karyawan Phapros,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan diskusi interaktif antara karyawan dengan pimpinan yang hadir. Karyawan yang hadir begitu antusias bertanya dari berbagai aspek, seperti terkait ke-SDM-an, pengembangan, strategi bisnis, dan arah kebijakan perusahaan ke depan. Semoga Phapros terus berjaya menjadi salah satu perusahaan Farmasi Nasional terbaik.

Sumber RNI, edit koranbumn

Check Also

Peduli Berbagi Kasih, Pekerja Pertamina Kunjungi Anak Penderita Kanker

Para pekerja PT Pertamina (Persero) berkunjung ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Cempaka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *