Home / Berita / Gelaran Tari Jelang Sunset di Kompleks Kraton Ratu Boko

Gelaran Tari Jelang Sunset di Kompleks Kraton Ratu Boko

Penonton menikmati pertunjukan Tari Jelang Sunset di kompleks Keraton Ratu Boko, Sabtu (13/7/2019). Pertunjhukan itu menyuguhkan seni tari dengan iringan alunan musik tradisional.

Tari-tarian itu yang pertama yaitu Dewi Rimbi dimana tari ini terinspirasi dari Bunga Desa yang berasal dari Manisrenggo. Tari yang diperagakan dengan gerakan yang luwes layaknya seorang bunga desa yang disenangi pemuda karena kecantikannya didesa tempat tinggalnya.

Tari yang kedua tari Tri Hita Karana. Yang berasal dari kata Tri artinya “Tiga”, Hita artinya “Kebahagian” dan Karana yang berarti ”penyebab”. Dengan demikian Tri Hita Karana tiga penyebab terciptanya kebahagian.
Pada dasarnya hakikat ajaran Tri Hita Karana menekankan tiga hubungan kehidupan dengan manusia di Dunia ini. Ketiga itu meliputi hubungan manusia dengan sesama, manusia dengan alam sekitarnya, manusia dengan tuhan.

Dengan menerapkan hubungan tersebut diharapkan dapat menggantikan pandangan hidup modern yang lebih mengedepankan induvidualisme dan materialisme.

Tari yang ketiga yaitu tari Sunshine dimana tarian ini terinspirasi dari Boko sendiri. Dimana juga terinspirasi dari Dewa Surya.

Surya adalah dewa matahari dalam kepercayaan Hindu. Karena matahari berperan penting dalam kehidupan, surya juga mempunya pengaruh kuat pada pemeluk Hindu. Salah satu bentuk pemujaan kepada surya dikenal penghormatan matahari atau surya namaskara. Yang diiringi dengan pengucapan mantra.

Sumber TWC,edit koranbumn

 

Check Also

Revisi UU Ketenagakerjaan Masuk Rencana Penyusunan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

Omnibus law UU Cipta Lapangan Kerja disebut bakal turut merevisi UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *