Home / Berita / Gerai The Gade Coffee & Gold Hadir di Ambon

Gerai The Gade Coffee & Gold Hadir di Ambon

PT Pegadaian (Persero) semakin agresif mendekat dengan nasabah milenial di timur Indonesia ditandai dengan diresmikannya gerai The Gade Coffee & Gold di Kota Ambon, Maluku.

“Suatu pencapaian yang sangat jauh saya kira, kini The Gade Coffee & Gold hadir di Kota Ambon setelah outlet ini hadir di beberapa kota di seluruh Indonesia. Outlet ini hadir sebagai upaya Pegadaian mendekatkan diri dengan nasabah muda berusia produktif,” kata Sekretaris Daerah Ambon, Kanwil VI Makassar Latuheru, saat peluncuran The Gade Coffee & Gold di Jalan W.R Supratman No. 34, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (16/3).

Outlet ini merupakan outlet kedua Kanwil VI Makassar setelah peresmian The Gade Coffee & Gold di Makassar pada pertengahan tahun lalu. Kini outlet The Gade Coffee & Gold sudah tersebar di 32 kota di seluruh Indonesia.

Latuheru menyampaikan bahwa pembukaan The Gade Coffee and Gold sebagai sarana untuk mengedukasi para generasi milenial bahwa pegadaian tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat menggadai saja. “The Gade Coffee & Gold ini hadir sebagai outlet layanan prioritas yang bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan jumlah nasabah di kalangan milenial. Jadi perusahaan di tahun 2019 menargetkan nasabah tumbuh 23,4% menjadi 12,3 juta jiwa.”

Hadirnya The Gade Coffee & Gold ini juga menjadi ruang inovasi bagi Pegadaian dalam menghadapi perkembangan digital saat ini. Dalam menghadapi perkembangan digital Pegadaian menciptakan sebuah inovasi baru, yaitu dengan meluncurkan sebuah produk digital yang diberi nama Pegadaian Digital Service (PDS). “Dengan adanya The Gade Coffee & Gold dan produk inovatif kami Pegadaian Digital Service (PDS), kami ingin generasi muda juga dapat mengenal Pegadaian beserta produknya.”

Sebagai informasi dari sisi kinerja perusahaan, PT Pegadaian (persero) Kantor Wilayah (Kanwil) VI Makassar yang meliputi empat provinsi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Ambon mencatatkan kinerja yang positif. Hingga Desember 2018, Outstanding Loan (OSL) Pegadaian Kanwil VI Makassar sudah mencapai Rp4,6 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp4,2 miliar. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 8,39% secara year on year (yoy).

Kanwil VI Makassar juga mencatat hingga Desember 2018, nasabah Pegadaian aktif di Ibu Kota Sulawesi Selatan ini sebanyak 1.059.209 nasabah. Dengan omset Rp14.4 miliar dan total saet sebanyak Rp5,1 miliar. Pendapatan usaha Kanwil VI Makassar tercatat sebesar Rp1.3 miliar, dengan laba usaha sebesar Rp664 miliar. Ini menunjukkan bahwa kinerja Kanwil VI Makassar menunjukkan performa kinerja yang baik.

Sumber Pegadaian, edit koranbumn

Check Also

Erick Thohir Menteri BUMN, Pengganti Rini Soemarno

Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rabu pagi ini (23/10/2019) memperkenalkan menteri-menteri yang mengisi kabinet 2019-2024 dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *