• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 14 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kimia Farma Siapkan Peta Jalan Pengembangan Bahan Baku Obat

by redaksi
1 Agustus 2020
in Berita
0
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah menyiapkan roadmap pengembangan bahan baku obat (BBO) yang berpotensi dapat menekan impor bahan baku hingga 23,8% pada 2024. Pasalnya selama ini Indonesia masih ketergantungan mengimportasi bahan baku obat dari China dan India.

Direktur Utama Kimia Farma, Verdi Budidarmo menjelaskan Kimia Farma telah memiliki roadmap yang fokus pada pengembangan beberapa produk antara lain produk farmasi, bahan baku obat, kosmetik, dan alat kesehatan tertentu.

RelatedPosts

Kinerja Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan sebesar Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025

Presiden Prabowo Puji Kinerja Danantara Atas Capaian Efisiensi dan Reformasi yang Dilakukan

SIPERKASA Resmi Berafiliasi dengan FSPPI

Adapun untuk pengembangan BBO, sejak 2016 Kimia Farma membuat perusahaan patungan PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP), gabungan antara PT Kimia Farma  dengan PT Sungwun Pharmacopia Indonesia sebagai perwakilan dari Sungwun Pharmacopia Co Ltd dari Korea Selatan.  Perusahaan ini menjalankan pabrik bahan baku obat.

“KAEF menginisiasi produksi BBO dalam negeri dalam rangka mendukung program pemerintah menurunkan impor BBO. Adapun upaya ini potensi penurunan impor BBO hingga 23,8% di 2024,” jelasnya dalam paparan publik virtual, Rabu (29/7).

Verdi menyatakan hal ini tentu dapat dicapai apabila BBO dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku industri farmasi dalam negeri yang kurang lebih ada 250 produsen farmasi.

Di tahap awal atau di 2020 Verdi menyatakan Kimia Farma menargetkan dapat menurunkan ketergantungan impor bahan baku obat sebesar 2,72% yang ditunjang dengan peluncuran dan penjualan 4 produk yakni Simvastatin, Atorvastatin, Clopidogrel,dan Entecavir.

Selain 4 produk tersebut, Verdi bilang Kimia Farma juga sudah bekerjasama dengan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) selaku subholding refinery and petrochemical dari PT Pertamina (Persero)  untuk mengoptimalkan potensi nilai tambah dari pengolahan produk turunan petrokimia menjadi bahan baku farmasi, seperti paracetamol.

Direktur Produksi dan Supply Chain, Andi Prazos menyatakan produk Simvastatin KAEF saat ini sudah mengandung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga kurang lebih 50%.  “Namun untuk keseluruhan produk KAEF, TKDN masih dihitung. Yang pasti targetnya di tahun ini bisa menurunkan 2,7% ketergantungan impor BBO,” jelasnya.

Selain mengatur rencana jangka panjang, KAEF juga telah menyiapkan sejumlah startegi di sepanjang 2020. Di antaranya adalah penguatan rantai bisnis di Kimia Farma Grup, melakukan transformasi di marketing, serta menjalin aliansi strategis untuk melengkapi portofolio bisnis helathcare.

Untuk memuluskan rencana pengembangan bisnisnya, Kimia Farma telah menganggarkan belanja modal di sepanjang tahun ini.

Direktur Keuangan Kimia Farma, Pardiman menjelaskan belanja modal yang dialokasikan untuk tahun ini senilai Rp 547 miliar dan sudah terserap 54% hingga Juni 2020.

“Capex akan digunakan untuk pengembangan apotek, klinik, laboratorium klinik, pengembangan fasilitas bahan baku obat (BBO) dan pengembangan fasilitas produksi yang merupakan mandatory regulator farmasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, di 2020 KAEF menargetkan launching produk baru 72 SKU yang terdiri dari 33 produk kategori farma dan 39 produk kategori non-farma.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Nasabah Jiwasraya Belum Diajak Bahas Restrukturisasi Polis

Next Post

Harga Emas Makin Mahal, Pegadaian Bidik Peluang Naikkan Pinjaman

Related Posts

Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Kinerja Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan sebesar Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025

14 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Puji Kinerja Danantara Atas Capaian Efisiensi dan Reformasi yang Dilakukan

14 Februari 2026
Gapura Angkasa Peringati HUT ke-28, Direktur Utama Ichwan F. Agus Sampaikan Apresiasi dan Optimisme
Berita

SIPERKASA Resmi Berafiliasi dengan FSPPI

14 Februari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Respon Moody’s RAting, Bank Mandiri Memperkuat Langkah Antisipatif Terhadap Berbagai Risiko Eksternal ke Depannya

14 Februari 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020
Berita

Pusri Menandatangani Kesepakatan Bersama Kejati Sumsel Perkuat Sinergi Perdata dan Tata Usaha Negara

14 Februari 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Berita

Berita Singkat BUMN: BKI, KBN, PT PP, PTPN 4 , WIKA, PELNI, Jasa Marga, Danareksa, KIM, PLN EG, Bank BSI, Jasa Tirta 2, Jamkrindo, SGN, WIKA Beton, BTN, Pupuk Kaltim, ADHI, PAL Indonesia, Pelindo, Telkomsel

14 Februari 2026
Next Post
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Harga Emas Makin Mahal, Pegadaian Bidik Peluang Naikkan Pinjaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Dirut KAI Bobby Rasyidin Ungkap Masalah Pembayaran Utang Whoosh Telah Ditemukan Solusi

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan

1 hari ago
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

The Manohara Hotel Yogyakarta Hadirkan “Ramadhan Kitchen Take Over” Bersama Yassalam Arabian Resto

2 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Catat Telah Menyalurkan Bansos sebesar Rp15,1 triliun ke 7,45 juta penerima di 123 kota/kabupaten Sepanjang 2025

1 hari ago
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Kinerja Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan sebesar Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025

by redaksi
14 Februari 2026
0

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat kinerja penjaminan yang solid sepanjang tahun 2025 dan menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Puji Kinerja Danantara Atas Capaian Efisiensi dan Reformasi yang Dilakukan

14 Februari 2026
Gapura Angkasa Peringati HUT ke-28, Direktur Utama Ichwan F. Agus Sampaikan Apresiasi dan Optimisme

SIPERKASA Resmi Berafiliasi dengan FSPPI

14 Februari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Respon Moody’s RAting, Bank Mandiri Memperkuat Langkah Antisipatif Terhadap Berbagai Risiko Eksternal ke Depannya

14 Februari 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Pusri Menandatangani Kesepakatan Bersama Kejati Sumsel Perkuat Sinergi Perdata dan Tata Usaha Negara

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In