Home / Berita / Klarifikasi KAI Mengenai Viral Posting Video Penumpang KA Marah-marah, Saat Pemeriksaan Tiket

Klarifikasi KAI Mengenai Viral Posting Video Penumpang KA Marah-marah, Saat Pemeriksaan Tiket

Media sosial diramaikan dengan postingan video dari seorang pengguna kereta api (KA), pada Rabu (17/7). Postingan penumpang KA tersebut, dalam hitungan jam lantas menjadi viral di dunia maya, karena menampilkan seorang ibu yang juga penumpang KA sedang marah-marah, ketika dilakukan pemeriksaan tiket oleh petugas Customer Service on Train (CSOT) dan Polisi Khusus KA (Polsuska).

Dalam caption unggahan video tersebut, disebutkan bila kejadian antara ibu dan petugas KA terjadi di KA Lokal Merak (relasi Rangkasbitung-Merak), tepatnya saat memasuki Stasiun Cikeusal. Pengunggah video menuliskan bahwa, awalnya pemeriksaan tiket oleh petugas CSOT berjalan baik, hingga akhirnya ketika wanita yang tidak diketahui namanya tersebut marah-marah saat tiketnya diperiksa. Sayangnya, video tersebut tidak diinformasikan bagaimana ujung atau penyelesaian kejadian tersebut.

Melihat ramainya pemberitaan, efek dari viralnya unggahan video tersebut, dan guna menghindari informasi yang simpang siur berkembang di masyarakat, maka PT KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan klarifikasi dan tanggapan. Setelah meminta keterangan dari petugas yang ada saat kejadian, ada beberapa fakta yang ingin disampaikan. Pertama, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/7) sekitar pukul 09.15 WIB di KA 464 relasi Rangkasbitung – Merak.

Kedua, kejadian berawal pada saat petugas melakukan pemeriksaan tiket dimana terdapat salah satu penumpang memiliki tiket yang secara fisik tidak dapat terbaca jelas atau meragukan. “Atas kondisi tiket tersebut, petugas bertanya baik-baik apakah penumpang yang bersangkutan memiliki tiket lain, karena tiket tersebut secara fisik sudah tidak baik. Namun, pada proses tersebut penumpang justru menanggapi dengan emosi,” jelas Eva Chairunisa, Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta.

Selanjutnya, petugas (CSOT dan Polsuska) meminta waktu kepada penumpang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Bertepatan KA tiba di Stasiun Serang, penumpang tersebut langsung turun. PT KAI Daop 1 Jakarta sangat menyayangkan reaksi dari penumpang tersebut, dan menghimbau kepada seluruh pengguna jasa agar dapat mengikuti aturan yang berlaku.

“Proses pemeriksaan tiket yang dilakukan petugas sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di PT KAI. Baik itu KA Jarak Jauh, maupun KA Jarak Menengah (lokal) pemeriksaan tetap rutin dilakukan. Hal ini guna menyamakan tempat duduk penumpang dengan daftar manifest yang ada pada Kondektur. Jadi, kembali kami mengajak masyarakat bekerjasama meningkatkan ketertiban saat naik KA, agar perjalanan KA semakin nyaman dan aman,” tutup Eva. (Humas KAI Daop 1 Jakarta)

Check Also

Menteri Erick Thohir Belum Bersedia Ungkap Nama Calon Dirut BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sudah menyerahkan nama-nama calon direksi untuk tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *