Home / Kinerja & Investasi / Lini Bisnis DAHANA, Drilling and Blasting, Explosives Manufacturing dan Related Services

Lini Bisnis DAHANA, Drilling and Blasting, Explosives Manufacturing dan Related Services

PT DAHANA (Persero) memiliki lini bisnis Drilling and Blasting, Explosives Manufacturing dan Related Services memiliki wilayah operasi hampir di seluruh Indonesia. DAHANA melayani peledakan sektor pertambangan umum, kuari dan konstruksi, minyak dan gas serta bahan peledak pertahanan.
Menjadi bagian dari kemajuan konsumen adalah tekad BUMN yang berkantor pusat di Subang, Jawa Barat. Filosofinya, tumbuh berkembang bersama dalam meningkatkan produktivitas kinerja operasi mitranya. Begitu juga falsafah yang dianut Tim Dahana selama menjalankan tugas di Site Project MHU Kalimantan Timur. Site project di bidang pertambangan umum, tepatnya tambang batubara.
Multi Harapan Utama atau yang dikenal MHU adalah perusahaan pertambangan yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai kontrak untuk melakukan kegiatan pertambangan batu bara. Wilayah PKP2B MHU terletak di Kalimantan Timur meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Samarinda. Wilayah tersebut dilewati oleh Sungai Mahakam yang merupakan sungai terbesar di Kalimantan Timur dan bermuara di Selat Makassar. MHU sendiri berdiri sejak 1986 dan termasuk pemilik PK2B generasi pertama.

DAHANA saat ini beroperasi meliputi area kerja seluas 429 Ha di Tenggarong dengan sebagian besar berisi material bebatuan keras. Luas MHU sendiri dengan mengacu kepada Kepmen ESDM No 24K/30/DJB/2017 adalah 39.972 Ha, dimana area tersebut terdiri dari tiga blok, BJO (Busang Jonggon Operation), GTO (Gitan Operation), TDO (Teluk Dalam Operation). Blok itu pun terdiri dari beberapa sub-blok. Secara total terdapat 16 sub-blok dari wilayah PKP2B yang dimiliki MHU.

PT DAHANA (Persero) memberikan layanan drilling dan blasting di site ini. Respon positif atas kinerja apik DAHANA diakui oleh MHU. Seperti yang diungkapkan Endro Suprojo, GM Mining Operation MHU Coal. Menurutnya, kerjasama dengan DAHANA membantu pencapaian target produksi yang telah dicanangkan perusahaannya.

”Hampir seluruh area MHU Coal memiliki material bebatuan yang didominasi oleh material-material keras, sehingga diperlukan teknik peledakan. Sejak bekerjasama dengan DAHANA, target produktivitasnya tercapai,” ungkap Endro.

MHU sendiri menyematkan brand MHU Coal untuk produk batubara yang dihasilkannya.Terdapat empat produk seperti, MHUCoal 1, MHUCoal 2, serta 3A dan 3B. Menurut Endro, pembagian ini untuk memudahkan strategi penjualan.

Guna memenuhi target konsumen, DAHANA terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan performa layanan. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan kompetensi SDM, penggunaan sistem yang terintegrasi, jaminan suplai, sertifikasi safety dan lingkungan serta pembangunan sarana produksi.

DAHANA didukung oleh 65 orang SDM terpilih untuk melakukan pekerjaan drilling dan blasting services. Eddy Dharmawan didapuk sebagai Site Coordinator MHU dan berada dalam cakupan tanggungjawab Manager Hubungan Pelanggan Wilayah Kaltim, Divisi Tambang Umum 1 yang dijabat oleh Karyanto.

Menjaga kepercayaan konsumen menjadi tugas utama team di site ini. Hal itu seperti diungkapkan Karyanto, menurutnya ada tantangan tersendiri untuk menjawab kebutuhan konsumen. ”Kami menjaga kepercayaan yang diberikan untuk bekerjasama dengan konsumen. Harapannya kami menjadi bagian dari tumbuh dan berkembangnya PT MHU,” ujar Karyanto.

Kemampuan teknologi mumpuni yang dimiliki DAHANA sangat membantu PT MHU, seperti halnya ketika menghadapi medan di beberapa area yang berdekatan dengan pemukiman warga. Untuk menghindari gangguan akibat efek peledakan, DAHANA melakukan teknik khusus dengan pola peledakan yang dapat meminimalisir ground vibration dan flying rock.

DAHANA selalu terlibat dalam pengontrolan getaran peledakan dengan menggunakan peralatan seperti blastmate. Hasilnya kemudian di-submit kepada pihak MHU untuk selanjutnya diserahkan kepada tim terkait di MHU yang juga bertanggungjawab menangani masyarakat.

Menurut Eddy Dharmawan, dari segi pemenuhan standar operasi drill and blast engineering dan safety, tim DAHANA selalu intens berkomunikasi dengan Mining Departement dan OHS (Occupational Health & Safety) PT MHU. Setiap ketentuan yang berlaku di MHU juga menjadi concern Tim Dahana. ”Lokasi tambang yang berdekatan dengan penduduk menjadi concern bersama dalam pelaksanaan teknik peledakan yang terkontrol. Sehingga target produksi, fragmentasi dan safety dapat terpenuhi,” jelas Eddy.

Rencana peningkatan produksi konsumen menjadi tantangan bagi Tim Dahana untuk mendukungnya. Salah satunya penggunaan bahan peledak jenis Dabex menjadi solusi yang mampu mendukung peningkatan produktivitas.
DAHANA di site project MHU Coal memiliki On Site Plan (OSP) berkapasitas 20-25 ton (per hari/shift), dengan unit MMT berkapasitas 16 ton dengan satu unit transfer truck. Sedangkan target volume blasting adalah 85 persen dari 6 hingga 7 juta BCM/ bulan over burden. Sementara itu untuk pengerjaan drilling, DAHANA menggunakan jenis rotary blasthole drill rig dengan jumlah lima unit.

Kemitraan yang terjalin dengan PT MHU senantiasa dijaga oleh DAHANA, secara bersamaan Eddy dan Karyanto menjawab tentang strategi khususnya, ”Communication, Responsibilities, Trust, dan Respect,” ujar kedua ujung tombak DAHANA ketika ditemui di area blok Beruaq.

Kata inovasi sepertinya menjadi kata baku bagi DAHANA, ”Semua itu sebagai wujud dari ‘Serving The Nation Better’,” tutup mereka.

Sumber Dahana, edit koranbumn

Check Also

Investor Gathering, KAI Umumkan Penerbitan Obligasi II

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyelenggarakan Investor Gathering di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (11/11/2019) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *