Home / Berita / Literasi Adhi Karya : ADHI Concrete Pavement System

Literasi Adhi Karya : ADHI Concrete Pavement System

Pada prinsipnya jalan beton tidak bisa menahan daya tarik, tetapi justru akan mengalami tarikan akibat perbedaan suhu. Ketika panas di siang hari, tarikan beton terjadi di bagian atas beton, sedangkan pada malam hari tarikan terjadi di bagian bawah.

Masalah suhu ini menyebabkan adanya retakan, yang diikuti dengan rembesan air dan hal tersebut semakin parah karena terjadinya pumping. Hal ini sering dialami pada beton yang dikerjakan dengan sistem RPC (Rigid Pavement Concrete) atau teknik konvensional dengan sistem cor di tempat.

Untuk memecahkan permasalahan tersebut, ADHI menginisiasi sistem perkerasan yang diadopsi dari Amerika, yang kemudian dinamai ACPS (ADHI Concrete Pavement System). ACPS merupakan beton precast yang diberi tekanan arah melintang (pre-tension) di pabrik, lalu tekanan arah memanjang (post-tension) di lokasi proyek.

Karena diberi pra tegang, beton akan kuat terhadap tarikan. Sehingga strukturnya bisa lebih kuat dan mampu menerima beban kendaraan besar sekalipun. Usia teknik ACPS ini juga bisa lebih panjang dari pada sistem RPC. Karenanya, ACPS ini biasa digunakan untuk lintasan pesawat terbang atau tol lintas kota.

Sistem ACPS memiliki keunggulan yaitu siap digunakan setelah 3 hari selesai distressing, karena dibuat di pabrik. Ini berbeda dengan RPC yang memakan waktu sampai 28 hari. Selain itu, waktu pelaksanakan bisa dilakukan dalam segala kondisi dan cuaca. Jadi, penundaan pekerjaan akibat kondisi alam dapat diminimalkan dan tentunya dapat menekan biaya pekerjaan juga.

Sumber Adhi Karya, edit koranbumn

Check Also

Menteri Rini M Soemarno Apresiasi Perkembangan Proyek yang Dikerjakan Krakatau Steel

Kunjungan Menteri BUMN Rini M. Soemarno kemarin masih membekas kepada insan Krakatau Steel. Menteri Rini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *