Home / Berita / Literasi Adhi Karya : Metode Soil Nailing.

Literasi Adhi Karya : Metode Soil Nailing.

Kontur tanah sekitar lereng yang curam dengan curah hujan di daerah lereng yang tinggi, membuat perkuatan tanahnya sering kali menjadi tidak stabil. Dalam dunia teknik, terdapat suatu metode yang digunakan sebagai penahan tanah miring, metode ini disebut metode Soil Nailing.

Soil Nailing merupakan teknik konstruksi yang digunakan untuk memperkuat kondisi tanah yang tidak stabil. Tahukah Sobat? Metode ini pertama kali diaplikasikan di Perancis pada 1961, lalu dikembangkan oleh Rebcewicz untuk digunakan dalam galian terowongan yang dikenal dengan “The New Austrian Tunneling Method”.

Apa saja elemen dari soil nailing? Dalam soil nailing, terdapat Nail Head yang berfungsi sebagai angkur pengikat pada tanah yang ingin dipasangkan soil nailing. Komponen pada nail head terdiri dari pelat penahan, mur persegi enam dan cincin yang terbuat dari karet atau logam.

Selanjutnya, Wall Facing atau tampilan dinding berguna untuk menghubungkan batangan-batangan baja sebagai proteksi permukaan galian tanah agar tidak erosi. Kemudian, terdapat drainase yang berupa lembaran vertikal geokomposit terletak di muka dinding untuk mengurangi peningkatan permukaan air pada lereng tersebut. Pada kaki lereng, perlu disediakan saluran pembuangan untuk air yang telah terkumpul oleh lembaran geokomposit.

Sumber Adhi, edit koranbumn

Check Also

BSN Memberikan Apresiasi atas Komitmen Pupuk Kaltim Terapkan SNI

Sejumlah produk dan inovasi PT Pupuk Kaltim (Persero) yang berbasis teknologi dipamerkan dalam rangkaian peringatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *