Home / Berita / Mantul Selama Sepekan, Kapitalisasi BRI Nambah Rp 16 T

Mantul Selama Sepekan, Kapitalisasi BRI Nambah Rp 16 T

Reli harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI terus berlanjut. Mengawali perdagangan pada Senin, awal pekan ini (15/7/2019), saham BRI kembali ditutup pada level tertinggi dalam sejarah perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Data perdagangan menunjukkan, pada saat penutupan pasar sore ini, harga saham BRI berada pada level Rp 4.530/saham. Harga tersebut naik 0,44% dibandingkan penutupan perdagangan pada akhir pekan lalu.

Bahkan pada perdagangan hari ini, saham BRI sempat menyentuh level Rp 4.560/saham. Volume perdagangan saham tercatat mencapai 68,95 juta senilai Rp 313,31 miliar.

Hari ini, di pasar regular, investor asing tercatat melakukan jual bersih (net sell) sebesar Rp 17,25 miliar seiring dengan aksi profit taking, tapi di seluruh pasar (termasuk pasar negosiasi dan tunai) asing tercatat membukukan beli bersih Rp 24,63 miliar pada hari ini.

Nilai kapitalisasi saham BRI tercatat sudah mencapai Rp 558,76 triliun. Jika dihitung dalam sepekan (Senin 8 Juli-Senin 15 Juli), nilai kapitalisasi saham BRI bertambah Rp 16,03 triliun, dibandingkan nilai kapitalisasi pekan lalu Rp 542,72 triliun.

Saham BRI pertama kali diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 10 November 2003. Pada saat penawaran saham perdana, saham BRI dilepas pada harga Rp 875/saham.

BRI berhasil membukukan laba bersih di kuartal I-2019 sebesar Rp 8,2 triliun. Perolehan laba ini naik 10,42% dari periode yang sama di tahun 2018 lalu yang sebesar Rp 4,2 triliun.

Kenaikan laba bersih perseroan ditopang juga oleh pendapatan non bunga atau fee based income yang tumbuh 16,49% menjadi Rp 3,14 triliun.

Sementara total aset BRI tercatat Rp 1.279 triliun naik 14,35% di kuartal I-2019.

Sumber CNBC Indonesia, edit koranbumn

Check Also

Digitalisasi Pembayaran, BNI Fasilitasi Hak Tanggungan Secara Online

Kini proses pengurusan Hak Tanggungan dapat dilakukan secara online. Kemudahan proses tersebut dibarengi dengan digitalisasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *