Home / Berita / Pegadaian Perkuat Kemitraan dengan BUMN Lainnya untuk Perbesar Jangkauan

Pegadaian Perkuat Kemitraan dengan BUMN Lainnya untuk Perbesar Jangkauan

PT Pegadaian (Persero) memperkuat kemitraan dengan deretan perusahaan BUMN untuk memperbesar jangkauan Pegadai di Tanah Air.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Harianto Widodo mengatakan tengah menjajaki kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), khususnya mengoptimalkan agen perbankan yang jumlahnya cukup banyak dan tersebar luas di seluruh Indonesia untuk menjadi salah satu saluran distribusi produk dan layanan Pegadaian.

“Sinergi yang sudah dilakukan secara resmi di antaranya dengan Taspen dan Garuda Indonesia, PT Perkebunan Negara, dan juga Badan Pengelola Keuangan Haji [BPKH]. Sinergi ini akan terus dilakukan dengan BUMN lain yang saat ini sudah dalam tahap finalisasi pembahasan teknis,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (12/6/2019).

Per 31 Desember 2018, tercatat perusahaan telah memiliki 12 kantor wilayah, 59 kantor area, dan 4.221 outlet yang terdiri dari 642 kantor cabang dan 3.579 kantor unit pelayanan cabang.

Pegadaian membidik target pertumbuhan  outstanding loan sebesar 15,2% menjadi Rp46,7 triliun dengan total aset tumbuh 18,5% menjadi Rp63 triliun. Adapun laba bersih dipatok naik 10,8% menjadi Rp3 triliun.

Selain sinergi BUMN, guna mewujudkan target tersebut, berbagai strategi telah disusun perusahaan baik melalui inovasi produk baru, pengembangan layanan, digitalisasi proses bisnis.

“Manajemen juga mulai melibatkan karyawan beserta keluarganya untuk berperan aktif secara langsung dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan melalui program employee get customer (EGC).

Dengan demikian hal ini diharapkan dapat meningkatkan sense of belonging karyawan terhadap perusahaan dan memberikan kesadaran bahwa kesejahteraan para karyawan menjadi tanggung jawab seluruh karyawan.

Adapun perluasan produk juga terus dilakukan dengan meluncurkan gadai online, gadai efek, gadai tabungan emas. “Saat ini terdapat deposit tabungan emas di Pegadaian sebanyak 2,5 ton yang potensial menjadi objek gadai,” tuturnya.

Untuk memperkuat basis nasabah, Pegadaian juga meneruskan program gadai tanpa bunga untuk pinjaman maksimal Rp500.000. Hal ini untuk meningkatkan awareness dan experience kepada kalangan mahasiswa, ibu rumah tangga, dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Jalan Tol Manado-Bitung Ditargetkan Siap Beroperasi Penuh Pertengahan Tahun Depan

Pekerjaan fisik (konstruksi) seluruh seksi pada Jalan Tol Manado-Bitung sampai akhir Juni 2019 telah mencapai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *