Pengembang dan operator terkemuka pelabuhan, kawasan industri, dan logistik yang berbasis di Uni Emirat Arab itu telah mengisyaratkan ketertarikan dan siap melakukan penjajakan peluang kerja sama.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis mengatakan kunjungan dari Abu Dhabi Ports Group merupakan bentuk kepercayaan terhadap kesiapan infrastruktur kepelabuhanan di Makassar.
Diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kerja sama strategis antara Pelindo, kawasan industri, dan mitra internasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Makassar New Port ini kan dirancang sebagai pelabuhan modern yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional di Indonesia Timur ke depan,” ucap Abdul Azis di Makassar, Rabu (22/4/2026).
Dia menambahkan, masuknya investasi untuk pengembangan pelabuhan ini diproyeksi bisa meningkatkan kapasitas layanan logistik serta memperkuat konektivitas maritim di wilayah timur Indonesia.
Pengembangannya yang lebih modern diharapkan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan kapasitas, tetapi juga pada efisiensi layanan dan integrasi dengan kawasan industri.
Business Development International Office ADPG Ghazi Masmoudi menyampaikan bahwa kunjungan pihaknya bertujuan untuk memahami potensi pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Makassar sebagai hub logistik strategis.
Keberadaan PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) yang memiliki akses jalur bebas hambatan ke MNP dinilai menjadi peluang besar dalam meningkatkan daya saing industri nasional, khususnya di wilayah timur.
Oleh sebab itu kolaborasi antara pelabuhan dan kawasan industri di Makassar dianggap cocok untuk menciptakan ekosistem logistik yang terintegrasi.
“Kami melihat Makassar memiliki posisi yang sangat strategis dalam jaringan logistik regional. Infrastruktur pelabuhan yang modern serta dukungan kawasan industri menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi rantai pasok dan membuka peluang kerja sama di masa depan,” ujar Ghazi.
Sumber Bisnis, edit koranbumn
















