• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 8 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pembentukan Holding BUMN Panas Bumi Tunggu Restu Menkeu

by redaksi
6 Mei 2021
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian BUMN hendak mengebut untuk melepas beberapa anak usaha BUMN untuk melantai di bursa. Salah satunya adalah pembentukan holding panas bumi yang digadang gadang akan segera melantai di pasar saham.

Sayangnya, sampai saat ini langkah pembentukan holding panas bumi sendiri masih terganjal restu Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sebab, salah satu anggota dari holding panas bumi ini adalah PT GeoDipa selaku BLU dari Kementerian Keuangan.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury mengaku pembentukan holding panas bumi ini memang kompleks. Karena melibatkan tiga perusahaan sekaligus, Pertamina PLN dan Geodipa.

“Ini memang dalam proses, hanya saja ini kan kompleks ya karena ada tiga perusahaan kan di sana. Ada PLN GG, Geodipa dan PGE sendiri,” ujar Pahala di Gedung Patra Jasa, Rabu (5/5).

Kompleksitas yang dimaksud, kata Pahala misalnya saja di sektor pengelolaan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP). Ia mengatakan jika memang ada integrasi, maka ada perubahan kepemilikan dari hak kelola WKP ini. Menurut ia, saat ini hal tersebut lah yang juga perlu dukungan dari stakeholder lain seperti Kementerian ESDM.

Begitu juga, kata Pahala soal restu para pemegang saham dari tiga perusahaan. Pertamina dan PLN juga Geodipa, kata Pahala para pemilik sahamnya perlu sepakat dan bersinergi dalam pembentukan holding ini.

Pahala pun menjelaskan saat ini Kementerian Keuangan pun sudah komit tetap akan mendukung pembentukan holding panas bumi. Dari sisi persiapan di Pertamina dan PLN sudah siap untuk melakukan penggabungan aset dan bergabung di holding. Namun, sisanya untuk Geodipa masih menunggu keputusan dari Menteri Keuangan.

“Kemenkeu sudah komit untuk mendukung integrasi ini. Kita tunggu aja keputusan mereka,” ujar Pahala.

Padahal, menurut Pahala integrasi panas bumi ini penting di lakukan. Era energi saat ini adalah dekarbonisasi dan ini sangat potensi dikembangkan di panas bumi. Apalagi, potensi panas bumi di Indonesia sudah sangat besar dan belum termanfaatkan secara maskimal.

“Jangan sampai kita kehilangan momen ini. Makanya integrasi ini jangan lama lama mestinya,” ujar Pahala.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati pun menjelaskan proses integrasi aset yang dipunya tiga perusahaan ini memang tidak semudah ketika Pertamina membuat subholding Pertamina Internasional Shipping (PIS). Ini melibatkan tiga perusahaan dengan aset yang berbeda beda.

Namun, kata Nicke sebenarnya tidak perlu ada transaksional keuangan dari penggabungan aset ini karena aset dari ketiga perusahaan ini juga sama sama milik negara. “Jadi, ini yang penting integrasikan aset saja. Tidak perlu spend dana untuk membeli antara aset. Ini tinggal diintegrasikan saja,” ujar Nicke.

Nicke menjelaskan jika holding panas bumi ini bisa terbentuk segera maka besaran kapasitas panas bumi yang bisa diintegrasikan sebesar 1,4 GW. “Pertamina kan total ada 1,2 GW Lalu ada dari PLN dan Geodipa maka totalnya bisa mencapai 1,4 GW,” ujar Nicke.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Kanal Digitalisasi Pengelolaan, Baznas Gandeng BNI Permudah Bayar Zakat

Next Post

Digital Banking Jadi Strategi BRI Group Sasar Gig Economy

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Digital Banking Jadi Strategi BRI Group Sasar Gig Economy

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat

6 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Saham BUMN di bawah Naungan Danantara Dinilai Memiliki Daya Tarik Investasi Jangka Panjang

6 hari ago
Semangat Baru KAI Commuter

KAI Commuter dan DJKA Resmi Memperpanjang Rute Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo

3 hari ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

PELNI Memastikan Kesiapan Melayani Angkutan Periode Lebaran 2026

18 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In