Home / Berita / Peningkatan Layanan Operasional Perkeretaapian di Sumatera Barat

Peningkatan Layanan Operasional Perkeretaapian di Sumatera Barat

Peningkatan layanan ini, salah satunya adalah diaktifkannya kembali Stasiun Naras. Dengan begitu, operasional KA Sibinuang mengalami perpanjangan relasi. Sebelumnya, KA Sibinuang memiliki relasi Padang-Pariaman (4 kali PP), bertambah relasi menjadi Padang-Pariaman-Naras, dengan operasional yang sama 4 kali (PP), serta harga tiket jauh-dekat Rp 5.000,- (lima ribu rupiah).

Selain dioperasikannya Stasiun Naras, bentuk peningkatan layanan perkeretaapian lainya adalah KA Lembah Anai yang beroperasi dari Stasiun Kayutanam hingga Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), serta penambahan jam operasional KA Minangkabau Ekspres menjadi 6 kali PP (12 kali perjalanan).

Untuk KA Lembah Anai, masyarakat dari wilayah Stasiun Kayutanam yang hendak ke bandara, saat ini dapat menggunakan transportasi KA Lembah Anai yang langsung menuju BIM, begitu sebaliknya. Selain itu, mereka juga dapat melanjutkan perjalanan menuju Padang, dengan transit di Stasiun Duku yang kemudian menyambungnya dengan KA Minangkabau Ekspres maupun KA Sibinuang. Perpanjangan relasi KA Lembah Anai yang sebelumnya hanya Kayutanam-Sicincin-Lubuk Alung (2 kali PP), saat ini menjadi Kayutanam-Sicincin-Lubuk Alung-Duku-BIM (PP), dengan jumlah perjalanan tetap 4 kali dalam sehari (2 kali PP), serta harga tiket yang sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 3.000,- (tiga ribu rupiah).

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres sekarang menambah jam operasional menjadi 12 kali dalam sehari, (6 kali PP), serta harga tiket tetap. Tidak hanya itu, KA Minangkabau Ekspres saat ini juga akan berhenti di 2 shelter, yaitu Shelter Alai, dan Shelter Air Tawar. Sehingga masyarakat di kawasan Padang, dapat naik melalui shelter tersebut.

Vice President PT. KAI (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Fredi Firmansyah, mengatakan peningkatan ini sebagai bentuk saling terhubungnya layanan perkeretaapian yang ada di Sumatera Barat. Disisi lain, dengan adanya peningkatan layanan ini, tentu juga merubah pola jadwal perjalanan KA di Sumatera Barat. Sehingga ia berharap agar masyarakat dapat mengetahui jadwal perjalanan KA yang baru melalui media elektronik, cetak, dan jadwal yang terpasang di masing-masing stasiun. “Untuk jadwal yang baru, jajaran kami telah menginformasikan melalui berbagai media, baik itu elektronik, cetak, serta terpasang di stasiun, ataupun masyarakat dapat bertanya langsung kepada petugas kami yang berdinas,” ujarnya. (Humas Divre II Padang)

Check Also

BSN Memberikan Apresiasi atas Komitmen Pupuk Kaltim Terapkan SNI

Sejumlah produk dan inovasi PT Pupuk Kaltim (Persero) yang berbasis teknologi dipamerkan dalam rangkaian peringatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *