Home / Berita / Perombakan Pejabat BUMN Baik Komisaris dan/atau Direksi Makin Terbuka

Perombakan Pejabat BUMN Baik Komisaris dan/atau Direksi Makin Terbuka

Isu seputar perombakan pejabat BUMN baik komisaris dan/atau direksi makin terbuka. Beberapa pejabat Kementerian BUMN telah mengakui akan ada RUPSLB yang beragendakan pergantian pengurus.

Hal ini juga terungkap oleh informasi keterbukaan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sayangnya BEI hanya menerima keterbukaan informasi terkait BUMN yang sudah go public alias yang berstatus Tbk.

Bahkan, Menteri BUMN Rini Soemarno tak membantah adanya RUPSLB tersebut. “RUPSLB itu urusan nanti,” kata Rini ketika diklarifikasi detikcom.

Desakan dari Kementerian BUMN kepada BUMN agar menggelar menyelenggarakan RUPSLB ini terungkap saat Sekretaris Kementerian BUMN Imam A Putro mengonfirmasi pertanyaan CNBC Indonesia.

“Memang ada permintaan dari Kementerian BUMN untuk penyelenggaraan RUPSLB,” ujar Imam.

Menurut Imam proses RUPSLB tersebut harus dilakukan sesuai aturan main pasar modal, antara lain melalui publikasi di media. Selain itu, ada dua agenda yang diminta dalam RUPS, yakni penyampaian kegiatan usaha selama kuartal II-2019, dan perubahan susunan pengurus perseroan masing-masing BUMN.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo menepis ada unsur politik dalam perombakan tersebut saat dikonfirmasi. Dia menyebut, perombakan ini agar kinerja bank pelat merah lebih optimal.

“Nggak ada (politik), biar lebih optimal,” katanya di DPR Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Empat bank pelat, merah yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, disebut akan mengubah susunandireksi dalam agenda RUPSLB.

“Semuanya RUPSLB. (Perubahan direksi) ada semua,” ujarnya.

Sementara, Imam mengatakan, RUPSLB akan digelar khususnya pada BUMN besar. Kemudian, untuk perusahaan BUMN yang menyandang status Terbuka.

Dia juga mengonfirmasi rumor beredar jika perombakan direksi perusahaan BUMN sampai 20 BUMN.

“Memang ada RUPSLB, tapi nggak sebanyak itu,” ujarnya.

Dalam agenda RUPS emiten bulan ini hingga Agustus mendatang, tercatat PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang akan menggelar RUPSLB pada 30 Agustus mendatang.

Sementara sumber CNBC Indonesia di kalangan komisaris dan direksi serta beberapa informasi yang dihimpun sejauh ini BUMN yang akan mengalami rotasi pergantian pengurus baik komisaris dan/atau direksi di antaranya BUMN jasa keuangan, yakni perbankan tadi hingga BUMN Energi dan BUMN Karya.

BUMN Energi di antaranya seperti PT PGN, PT Pertamina, PT PLN. Selain itu BUMN lainnya adalah BUMN Karya, seperti PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, dan PT Waskita Karya.

CNBC Indonesia masih terus mencoba untuk mengonfirmasi beberapa pejabat di Kementerian BUMN sampai direksi/komisaris yang perusahaannya disebut di atas.

Sumber CNBC Indonesia, edit koranbumn

Check Also

Holding Pelindo Jadi Solusi Tingkatkan Standarisasi Pelabuhan RI

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, Elvyn G Masassya menyebutkan saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *