Home / Berita / Pertamina Luncurkan Aplikasi Customer Lifecycle Management untuk Dukung Aktivitas Pemasaran

Pertamina Luncurkan Aplikasi Customer Lifecycle Management untuk Dukung Aktivitas Pemasaran

Sebagai bentuk upaya Pertamina dalam meningkatkan kinerja perusahaan, Pertamina melakukan kegiatan grand launching aplikasi Customer Lifecycle Management (CLM) di Executive Lounge Gedung Utama Kantor Pusat Pertamina, Senin (21/10).

“Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi saat ini, kita berharap market share korporasi naik sebesar 78%. Berdasarkan hal tersebut,  untuk bisa meningkatkan pangsa pasar, Pertamina harus menghasilkan produk yang kompetitif dari waktu ke waktu, serta memberi pelayanan terbaik dan meningkatkan intimacy dengan customer. Salah satu caranya  melalui aplikasi CLM,” ujar Direktur Keuangan Pertamina Pahala N Mansury.

Menurut Pahala, aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan para user untuk melakukan monitoring dan mengelola sales forces secara sistematis sehingga dapat meningkatkan produktivitas sales.

Aplikasi CLM menjadi tools mobile sales Pertamina dalam memaksimalkan data pekerjaannya dalam mengelola data customer. Selain terstruktur, sistem ini juga auditable, dapat di-tracking dengan baik, dan membantu pekerjaan di tengah iklim bisnis yang kompetitif.

Aplikasi CLM Pertamina dilengkapi dengan fitur pengelolaan kontak (contact management), pengelolaan prospek pelanggan (lead management), pengelolaan kesempatan penjualan (opportunity management), pengelolaan aktivitas tim penjualan (activity management), report dashboard, mobile application, serta  fitur konfigurasi produk beserta penawaran harga  yang masih dalam tahap finalisasi dan diperkirakan selesai pada pekan pertama Desember 2019.

Sementara itu,  Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra menyambut baik aplikasi CLM. “Menurut saya, aplikasi ini akan menjadi tools marketing yang luar biasa karena rekan-rekan di marketing kami khususnya di sales akan memiliki database yang baik dan terkonsolidasi,” ungkapnya.

Ia berharap, semua pihak berkomitmen untuk mengimplementasikan CLM. “Kami mengharuskan ini di Direktorat Pemasaran Korporat bahkan akan dimasukan ke Key Performance Indicator (KPI) sehingga kita semua di bisnis Pemasaran Korporat bisa mensinergikan semua proses bisnis sehingga semua lebih mudah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam periode Juli 2019 sampai dengan Oktober 2019 telah dilakukan beberapa kali sosialisasi dan training penggunaan aplikasi CLM kepada pilot user sebanyak 42 orang yang terdiri dari para sales CMB dan para sales Lubricant.

sumber Pertamina, edit koranbumn

Check Also

PP Presisi Perkirakan Hanya Bisa Belanjakan Modal Sebesar 70 Persen dari yang Dianggarkan

PT PP Presisi Tbk. konservatif dalam menggunakan dana belanja modal atau capital expenditure. Dari dana yang disiapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *