Hari pertama diisi dengan perkenalan program wisata baru Kampoeng Kopi Banaran yaitu “Coffee Class” yang mengusung konsep pengalaman menyeduh kopi di alam terbuka tepatnya di Banaran Skyview Cafe , masyarakat juga bisa menikmati pemandangan alam berlatar belakang danau alami Rawa Pening, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, serta Gunung Andong. Coffee Class sendiri dibagi menjadi 4 kelas yaituCoffee Dictionary, Basic Barista, Brewing Class dan Latte Art, ujar Widya Banu Aji – Manager Kampoeng Kopi Banaran.

Acara dilanjutkan dengan mengunjungi Pabrik Kopi Banaran yang berlokasi di Jalan Raya Ambarawa dan Magelang, tepatnya di Dusun Jambu, Gemawang. Di pabrik yang telah berdiri sejak 1911 rombongan wartawan diajak untuk melihat proses pengolahan dari buah hingga menjai produk siap minum didampingi oleh Manager Kebun Getas – Budiyono. Tahun ini PTPN IX menargetkan produksi Kopi sebanyak 541 ton kering yang akan dipasarkan ke pasar dalam negeri dan internasional.

Hari kedua pers tour dilanjutkan ke Afdeling Gebugan, Unit Kebun Ngobo untuk melihat panen kopi Arabika di ketinggian 1.600 mdpl tepatnya di Blok Sekendil. Di kebun yang telah direjuvinasi (Perbaikan dan peremajaan tanaman) pada tahun 2017 tersebut awak media merekam proses panen kopi oleh tangan – tangan terampil para pemetik kopi.

Sumber PTPN IX, edit koranbumn