Home / Berita / Satgas Waspada Investasi Hentikan 140 Entitas Usaha Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending

Satgas Waspada Investasi Hentikan 140 Entitas Usaha Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) kembali menghentikan 140 entitas yang melakukan kegiatan usaha Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending namun tidak terdaftar atau memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).⁣

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing mengatakan selama 2018 – Juni 2019, Satgas berhasil menghentikan 1.087 entitas fintech ilegal (2018: 404 entitas; 2019: 683 entitas). Satgas mengambil tindakan tegas dengan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir website dan aplikasi Fintech P2P Lending ilegal tersebut. Untuk memutus akses keuangan dari Fintech P2P ilegal Satgas meminta perbankan untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK dan melakukan konfirmasi kepada OJK untuk rekening existing yang diduga digunakan untuk kegiatan Fintech P2P Lending ilegal. ⁣

Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 43 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari pihak berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Jenis kegiatan usaha yang dihentikan Satgas yaitu 38 Trading Forex, 2 Investasi money game, 2 Multi Level Marketing dan 1 Investasi Perdagangan Saham. ⁣

Satgas Waspada Investasi menghimbau masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk memperhatikan beberapa hal berikut: (1) Memastikan pihak yang menawarkan investasi memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang, (2) Memastikan pihak yang menawarkan produk investasi memiliki izin dalam menawarkan produk investasi, serta (3) Memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.⁣

Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id. Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau menghubungi Kontak OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.⁣

Sumber OJK, edit koranbumn

Check Also

Holding Pelindo Jadi Solusi Tingkatkan Standarisasi Pelabuhan RI

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, Elvyn G Masassya menyebutkan saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *