Home / Berita / Sucofindo Pasang Target Kuasai Pasar Sebesar 30% untuk TIC Sepanjang Tahun 2019

Sucofindo Pasang Target Kuasai Pasar Sebesar 30% untuk TIC Sepanjang Tahun 2019

PT Sucofindo (Persero) mengincar penguasaan market share sebesar 30% untuk pasar jasa testing, inspection, dan certification(TIC) di sepanjang tahun 2019. Angka ini lebih besar dibandingkan dengan pencapaian penguasaan pasar PT Sucofindo di tahun 2018 yang mencapai 21%.

“Ini untuk menunjang target pendapatan kita yang jumlahnya Rp 2,8 triliun,” ujar Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Sucofindo (Persero), Budi Hartanto (23/07).

Sebelumnya, PT Sucofindo telah berhasil menguasai sebanyak 15% pasar TIC di semester I-2019. Sementara itu, PT Sucofindo (Persero) juga meraih capaian yang positif di semester I 2019 dari sisi kinerja.

Menurut keterangan Budi, PT Sucofindo telah berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 16,3% untuk pendapatan operasional secara tahunan atau year-on-year (yoy), 12,9% untuk laba operasional secara yoy, serta 12,5% untuk laba berhasil secara yoy.

Meskipun capaian penguasaan pasar di semester I 2019 baru merepresentasikan realisasi sebesar 50% dari target penguasaan pasar 30%, Budi mengaku optimis dapat mencapai target ini melalui tiga strategi, yaitu perluasan pasar, digitalisasi proses bisnis, dan menerapkan inovasi-inovasi baru.

Dalam memperluas pasar, PT Sucofindo terus berupaya mendekatkan diri dengan pelanggan melalui penambahan outlet-outlet pelayanan baru. Salah satu bentuk konkret dari upaya ini diantaranya yakni dengan menambah outlet baru di Kawasan Industri Suryacipta Karawang yang baru diresmikan pada Selasa (23/07).

Selanjutnya, upaya digitalisasi dilakukan dengan membangun sistem manajemen informasi laboratorium guna memaksimalkan kapasitas dari seluruh sumber daya yang dimiliki oleh PT Sucofindo (Persero).

Sementara itu, upaya inovasi dilakukan dengan terus menggencarkan inovasi terhadap laboratorium dan teknologi yang dimiliki oleh PT Sucofindo (Persero).

Untuk diketahui, PT Sucofindo (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang jasa yang memiliki lima bisnis, yaitu inspeksi dan audit, pengujian dan analisis, sertifikasi, konsultasi, serta pelatihan dalam berbagai bidang.

Saat ini, jasa inspeksi dan audit merupakan lini bisnis yang kontribusi terbesar dalam total pendapatan PT Sucofindo (Persero). Adapun porsi kontribusi dalam total pendapatan dari kelima bisnis tersebut antara lain inspeksi dan audit sebesar 60%, pengujian dan analisis sebesar 20% sertifikasi sebesar 12% serta konsultasi dan pelatihan sebesar 8%.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Digitalisasi Pembayaran, BNI Fasilitasi Hak Tanggungan Secara Online

Kini proses pengurusan Hak Tanggungan dapat dilakukan secara online. Kemudahan proses tersebut dibarengi dengan digitalisasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *