Home / Berita / Urban Sketchers Medan Kunjungan dan Gambar Sketsa Pelabuhan di BICT

Urban Sketchers Medan Kunjungan dan Gambar Sketsa Pelabuhan di BICT

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bekerja sama dengan Musem Perkebunan Indonesia (Musperin) mengajak Urban Sketchers Medan untuk melakukan kunjungan dan menggambar sketsa pelabuhan di Belawan International Container Terminal (BICT) pada Sabtu, 9 Maret 2019 yang disambut oleh Tengku Irfansyah, Asisten Menejer SDM dan Hukum BICT.

Assisten Menejer SDM dan Hukum BICT, Tengku Irfansyah menyambut kedatangan Musperin bersama Urban Sketchers Medan dengan melakukan pemutaran video profil BICT untuk memberikan gambaran tentang bisnis dan operasional BICT yang nantinya akan disketsa.

“BICT merupakan cabang Pelindo 1 yang lokasinya di Gabion, Belawan. BICT menyediakan jasa pelayanan bongkar muat peti kemas yang melayani kegiatan ekspor impor internasional,” jelas Irfansyah.

Direktur Eksekutif Museum Perkebunan Indonesia, Sri Hartini menjelaskan bahwa kedatangan Urban Sketchers Medan yang merupakan komunitas sketchers Kota Medan ke BICT bertujuan untuk melengkapi koleksi dan tata pamer yang berkaitan dengan infrastruktur masa lalu dan masa depan.

“Pada Abad ke-18 dan 19, komoditas perkebunan dikirimkan melalui Pelabuhan Belawan, sehingga Pelabuhan Belawan menjadi salah satu tempat yang bersejarah bagi roda perekonomian Sumatera Utara. Di Musperin, kami tidak hanya memamerkan dokumentasi masa lalu saja namun juga masa depan, sehingga kami ingin mendokumentasikan BICT sebagai modernisasi aktivitas kepelabuhanan di Belawan. Dokumentasi berupa sketsa nantinya akan dipamerkan di Museprin,” terang Sri Hartini.

Sebelum menggambar sketsa, Urban Sketchers Medan dipandu Irfansyah untuk melihat dermaga dan container yard BICT dengan menggunakan Alat pelindung Diri (APD) sebagai penerapan prosedur Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang diterapkan di Pelindo 1, dan memulai membuat sketsa aktivitas kepelabuhanan yang sedang berlangsung. Kemudian, Urban Sketchers Medan dibawa menuju Control Room BICT untuk membuat sketsa aktivitas yang berlangsung di container yard maupun control room.

“Kami bagian dari komunitas global, di Indonesia kami adalah komunitas yang termuda karena baru didirikan tahun 2017. Kami berterima kasih diberi kesempatan untuk mengunjungi pelabuhan dan membuat sketsa di BICT. Semoga komunitas sketchers ini bisa terus bekerja sama dengan Pelindo 1 untuk merekam jejak sejarah pelabuhan yang ada di Kota Medan,” jelas Yulianto, Koordinator Urban Sketchers Medan.

Fiona Sari Utami, VP Public Relations Pelindo 1 menambahkan bahwa Pelindo 1 selalu terbuka dengan kegiatan positif yang dilakukan berbagai komunitas yang ingin bekerja sama dengan Pelindo 1. “Kegiatan membuat sketsa pelabuhan yang dilakukan oleh Urban Sketchers Medan merupakan kegiatan positif yang akan selalu didukung oleh manajemen Pelindo 1. Hasil sketsa yang dibuat ini akan dipamerkan untuk masyarakat umum yang diharapkan menjadi sarana edukasi tentang pentingnya peran pelabuhan dan dunia maritim dalam meningkatkan perekonomian nasional,” tutup Fiona.

Tentang PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
(BUMN) yang mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Pelindo 1 berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 16 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/ perwakilan dan mengelola 1 (satu) unit usaha yaitu UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) serta 6 (enam) Anak Perusahaan, yaitu PT Terminal Petikemas Indonesia (TPI), PT Prima Terminal Petikemas (PTP), PT Prima Multi Terminal (PMT), PT Prima Indonesia Logistik (PIL), PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dan PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM).

Pelayanan Pelindo 1 meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya. Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan saat ini sedang mengembangkan pelabuhan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan Hub Port Indonesia bagian barat, serta mempunyai pintu utama eksport CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai.

Saat ini Pelindo 1 dalam upaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus, telah melakukan inovasi dengan menambahkan peralatan dan perpanjangan fasilitas dermaga sehingga untuk meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan secara kontinu ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional dan mendukung kebijakan Pemerintah terutama dalam program tol laut untuk memperkuat konektivitas nasional dan menciptakan biaya logistik nasional secara efisien dan efektif serta meningkatkan daya saing nasional
Pelindo 1, Indonesia Gateway.

Check Also

BSN Memberikan Apresiasi atas Komitmen Pupuk Kaltim Terapkan SNI

Sejumlah produk dan inovasi PT Pupuk Kaltim (Persero) yang berbasis teknologi dipamerkan dalam rangkaian peringatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *