Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengatakan bahwa Petrokimia Gresik sudah lebih cerdas, karena sejak 10 tahun yang lalu sudah mencetuskan program Kampung Sehat.
Petrokimia Gresik memang telah memiliki agenda Kampung Sehat tahunan sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR). Pada Rabu (17/03/2021), program ini dirayakan usianya karena telah genap berjalan 10 tahun lamanya
Program Kampung Sehat sendiri selama 2011 hingga 2017 berfokus pada penyediaan layanan kesehatan dasar seperti pengobatan gratis, khitan, operasi katarak, fogging, dsb. Baru mulai tahun 2018 inovasi mulai diterapkan dengan berfokus pada kegiatan promotif dan preventif kesehatan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan penyakit dan penanggulangan kegawatdaruratan di rumah.
Selama 1 dekade ini, tercatat 179.304 orang penerima manfaat dari program Kampung Sehat dengan total anggaran Rp13,4 miliar. Penerima manfaat ini jumlahnya sekitar 13,8% dari total penduduk Kabupaten Gresik yang mencapai lebih dari 1,3 juta, lho, Sahabat!
“Pada tahun 2021 ini Kampung Sehat kembali kami gulirkan dengan alokasi anggaran CSR sebesar Rp1,4 miliar dengan target penerima manfaat 20 ribu orang,” ujar Dwi Satriyo Annurogo, Dirut Petrokimia Gresik.
Petrokimia Gresik juga selenggarakan kompetisi Kampung Dambaan Bebas Covid-19 untuk 8 desa/kelurahan disekitar perusahaan. Dalam ajang ini, tiap desa/kelurahan berlomba untuk saling menjaga lingkungan tetap bersih dan tentunya patuh menerapkan protokol kesehatan yang ada.
“Dengan adanya program ini, warga kami aktif saling mengingatkan jika ada keluarga, tetangga atau temannya yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Ini adalah benteng utama kami dalam mencegah penularan Covid-19,” ujar Rofik Udin Efendi, Lurah Sukorame.













