Gelombang pengalihan saham BUMN dari PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM ke Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) semakin meluas.
Hingga awal Januari ini, tercatat 12 perusahaan pelat merah resmi mentransfer sebagian saham Seri B ke BP BUMN.
Adapun 12 BUMN itu terdiri dari 4 Himpunan Bank Negara (Himbara), 4 BUMN karya, 2 BUMN manufaktur, 1 BUMN operator jalan tol, dan 1 BUMN sektor telekomunikasi.
Langkah ini menjadi tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025, sebagai perubahan keempat UU BUMN Nomor 19 Tahun 2003, yang mensyaratkan negara melalui BP BUMN menggenggam kepemilikan minimal 1 persen saham Seri A Dwiwarna di setiap BUMN strategis.
Bank Himbara
Melansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis, 8 Januari, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengalihkan 0,53 persen saham Seri B milik PT DAM atau setara 806.109.768 ke BP BUMN.
Kemudian, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengalihkan saham Seri B milik DAM ke BP BUMN sebanyak 223.783.877 lembar saham atau setara 0,6 persen dari seluruh saham yang telah diterbitkan dan disetor penuh Perseroan.
Sementara, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan pengalihan 0,52 persen saham Seri B milik PT DAM ke BP BUMN. Angka itu setara dengan 485.333.332 lembar saham Seri B.
Sedangkan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mengalihkan 0,6 persen saham Seri B milik PT DAM atau setara 84.206.665 lembar ke BP BUMN.
BUMN Karya
Selain Himbara, empat BUMN karya juga melakukan pengalihan saham dari Danantara ke BP BUMN. Rinciannya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengalihkan 0,75 persen saham Seri B milik PT DAM atau setara 217.056.33 lembar saham kepada BP BUMN.
Kemudian, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mengalihkan saham Seri B milik PT DAM ke BP BUMN, dengan persentase sebesar 0,91 persen atau setara 362.917.027 lembar saham.
Selanjutnya, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) juga mengalihkan 0,51 persen saham Seri B milik PT DAM kepada BP BUMN, atau setara 31.619.477 lembar saham.
Sedangkan, PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI mengalihkan saham Seri B, yakni sebesar 0,64 persen dari yang sebelumnya dikuasai PT DAM, atau setara 54.087.737 lembar saham.
Semen Indonesia dan Krakatau Steel
Di industri manufaktur, dua pelaku BUMN besar ikut mengalihkan kepemilikan sahamnya. Rinciannya, Semen Indonesia (SMGR) melepas 34.570.229 lembar (0,51 persen). Kemudian,
Krakatau Steel (KRAS) memindahkan 154.771.174 lembar saham Seri B (0,99 persen).
Keduanya menegaskan pengalihan itu sekaligus mengubah saham terkait menjadi Seri A Dwiwarna yang dikendalikan BP BUMN.
Jasa Marga dan Telkom
Di sektor lain, dua raksasa BUMN turut mengumumkan langkah serupa yakni Jasa Marga (JSMR)mengalihkan 50.805.097 lembar saham (0,99 persen).
Lalu, Telkom Indonesia (TLKM) memindahkan 0,52 persen, setara 516.023.535 lembar.
Dengan langkah Telkom, BP BUMN kini menguasai 1 lembar Seri A Dwiwarna plus 516 juta saham Seri B, sementara DAM masih menggenggam 51.086.330.024 lembar saham Seri B PT Telkom Indonesia.
Sumber VOI .id, edit koranbumn

















