• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 12 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kemenparekraf Target 8.000 Sertifikasi, CHSE Pariwisata Telah Jangkau 5.778 Pelaku Usaha

by redaksi
16 November 2020
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sertifikasi Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Lingkungan (CHSE) untuk sektor pariwisata telah menjangkau 5.778 pelaku usaha yang tersebar di 294 daerah. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 8.000 pelaku usaha dapat tersertifikasi pada tahun ini.

Juru Bicara Kemenparekraf, Prabu Revolusi, mengatakan, terdapat sejumlah tahapan untuk bisa mendapatkan Sertifikat CHSE. Dari mulai pendaftaran, penerapan protokol secara mandiri dan pelaporan, lalu peninjauan oleh tim sertifikasi. Mereka yang dapat disertifikasi juga akan dipilihan sesuai prioritas pemerintah.

RelatedPosts

Perkuat Sinergi, Menteri Sosial dan Pos Indonesia Pastikan Bansos Tepat Sasaran

WIKA Kembali Turunkan Utang Rp3,87 triliun Sepanjang 2025

Libur Paskah 2026: Trafik JTTS Naik, Hutama Karya Perkuat Operasional & Kejar Proyek Lingkar Pekanbaru

Ia menegaskan, sertifikasi CHSE yang disusun berpatokan pada protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pihaknya juga menggandeng Kemenkes dalam proses sertifikasi. Adapun setiap pelaku usaha digratiskan dalam mengikuti sertifikasi.

Melihat adanya antusiasme pelaku usaha, Prabu mengatakan Kemenparekraf optimistis target tahun ini bisa tercapai dengan menjangkau 8.000 pelaku usaha. Program sertifikasi itu juga dipastikan akan dilanjutkan pada tahun depan. Menurut dia, sertifikasi itu sekaligus menjadi program jangka panjang pemerintah karena bermanfaat untuk membenahi potret pariwisata nasional.

Oleh karena itu, formulasi dalam proses sertifikasi bisa jadi berubah. Hal itu bergantung pada situasi pandemi Covid-19 di tahun depan. “Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun depan, bisa saja sudah ada vaksin, atau pandemi selesai, jadi akan ada protokol yang baru,” kata dia.

Prabu mengatakan, apapun situasi yang terjadi, industri pariwisata di tengah tantangan yang berat tentu terus didorong untuk menjaga kebersihan, keamanan, kesehatan, dan lingkungan sekitar. Hal itu nantinya akan menjadi standar baru bagi pariwisata Indonesia demi meningkatkan daya saing antar negara.

Aktivis Pariwisata Indonesia sekaligus Founder Temannya Wisatawan, Taufan Rahmadi, menilai, sertifikasi CHSE bahkan perlu diwajibkan. Pasalnya, sertifikasi dapat menjadi standar pelayanan bagi para konsumen.

“Banyak negara yang jauh lebih tegas dan tertib di masa new normal. Kita tidak bisa main-main dengan standar pelayanan,” kata Taufan.

Ia mengatakan, sertifikasi menjadi standardisasi dan acuan dari apa yang harus dilakukan pelaku pariwisata. “Kualitas produk, layanan, itu harus dapatkan penilaian dan pengakuan agar para wisatawan menjadi tenang,” ujarnya menambahkan.

Taufan mengatakan, manfaat utama yang diperoleh dari adanya sertifikasi yakni pengakuan terhadap pelaku industri terkait secara resmi. Terutama pengakuan bahwa industri terkait sudah punya kualitas dalam menjalankan standardisasi pelayanan ke wisatawan. Hal itu nantinya akan berdampak pada persepsi wisatawan baik asing maupun domestik.

“Ini untuk menghadirkan rasa tenang kepada wisatawan ketika mereka berkunjung tentu ini akan sangat efektif,” ucapnya.

“Sejauh ini tanggapan dari pelaku usaha sangat positif karena pertama kalinya ada standar pariwisata sehingga kita bisa sekaligus berbenah,” kata Prabu kepada Republika.co.id, Ahad (15/11).

Previous Post

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris PPI Terkini

Next Post

Susunan Direksi dan Dewan Pengawas Perum Bulog Terkini

Related Posts

Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Perkuat Sinergi, Menteri Sosial dan Pos Indonesia Pastikan Bansos Tepat Sasaran

12 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

WIKA Kembali Turunkan Utang Rp3,87 triliun Sepanjang 2025

12 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Libur Paskah 2026: Trafik JTTS Naik, Hutama Karya Perkuat Operasional & Kejar Proyek Lingkar Pekanbaru

12 April 2026
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis
Anak Perusahaan

Pos Properti Ungkap Kinerja Positif di Tengah Krisis Properti Optimistis Tumbuh 18% di 2026

12 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Transformasi Berkelanjutan Nyata, PLN Group Sabet 46 PROPER Emas dan Hijau 2025 KLH

12 April 2026
Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan
Berita

PTDI dan Batam Aero Technic Perkuat Sinergi Industri MRO Nasional

12 April 2026
Next Post
Literasi Bulog : MoveNas

Susunan Direksi dan Dewan Pengawas Perum Bulog Terkini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pefindo Kukuhkan Peringkat idAA- untuk Surat Utang BRI Finance

BRI Finance Membukukan Laba Berjalan sebesar Rp90,88 miliar pada Periode 2025

3 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

32,46 Juta Pelanggan, Rekor Tertinggi KAI Group dalam 5 Tahun Terakhir

1 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Menutup Sepenuhnya Layanan Internet Banking pada 4 Mei 2026

3 hari ago
Berita Singkat Mudik Bersama BUMN : BP BUMN, ASDP, PAL Indonesia, Pelindo, Jasa Tirta 2, Jamkrindo, PLN, Jasa Raharja, Pegadaian, Sucofindo, KIM, IndonesiaRe, Sucofindo, Palma Nusantara, KBI, NIndya Karya, PTPP, Peruri,  Brantas Abipraya, Adhi, IDfood, PPA

PTPP Meraih Proyek Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel senilai Rp1,02 triliun

1 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Perkuat Sinergi, Menteri Sosial dan Pos Indonesia Pastikan Bansos Tepat Sasaran

by redaksi
12 April 2026
0

Pemerintah terus memperkuat penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini...

Read more
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

WIKA Kembali Turunkan Utang Rp3,87 triliun Sepanjang 2025

12 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Libur Paskah 2026: Trafik JTTS Naik, Hutama Karya Perkuat Operasional & Kejar Proyek Lingkar Pekanbaru

12 April 2026
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis

Pos Properti Ungkap Kinerja Positif di Tengah Krisis Properti Optimistis Tumbuh 18% di 2026

12 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Transformasi Berkelanjutan Nyata, PLN Group Sabet 46 PROPER Emas dan Hijau 2025 KLH

12 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In