• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 3 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Syariah BUMN Potensi Rangkul Fintech untuk Pacu Penetrasi Pembiayaan UMKM

by redaksi
24 November 2020
in Anak Perusahaan, Berita
0
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Platform teknologi finansial (fintech) berpotensi ikut menjadi mitra strategis perbankan syariah pelat merah dalam membangun ekosistem pembiayaan pelaku usaha produk halal di Indonesia.

Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) Ventje Rahardjo mengungkap bahwa terbentuknya ekosistem industri keuangan syariah yang bulat telah menjadi target pemerintah hingga 2024.

RelatedPosts

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

“Fintech peer-to-peer lending, sistem pembayaran digital syariah, dan marketplace halal memiliki peran penting untuk menstimulus pertumbuhan sektor industri halal Indonesia,” ujarnya dalam diskusi virtual bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Senin (23/11/2020).

Ventje menekankan peran fintech ini terutama dalam mendukung penyediaan kebutuhan layanan keuangan di kawasan industri halal (KIH). Baik dalam bentuk kemudahan transaksi, maupun penyediaan pinjaman terhadap para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) syariah.

Head of Digital Business PT Bank BNI Syariah Amirul Wicaksono sepakat bahwa kolaborasi, terutama bersama fintech lending, bakal mempercepat penetrasi pembiayaan UMKM.

Pasalnya, fokus dari merger BNI Syariah bersama PT Bank BRISyariah Tbk. dan PT Bank Syariah Mandiri bukan hanya berada di satu bidang. Segala kemungkinan untuk mempercepat proses bisnis di berbagai pangsa pasar akan begitu dipertimbangkan.

“Jadi di tahap konsolidasi ini, kita sedang dalam proses diskusi memilih segala sesuatu yang terbaik dari masing-masing perusahaan, sekaligus menambahkan yang selama ini belum ada di kita semua. Fintech pasti ambil peran di tengah era kolaborasi kami ini,” ungkapnya.

Amirul pun mengakui bahwa hal ini juga demi mengabulkan ekspektasi bahwa perbankan syariah harus menjadi penggerak utama ekonomi syariah. Serta mengatasi tantangan adanya fenomena banyaknya UMKM yang berada di ekosistem syariah, ketika naik kelas dan butuh modal yang tinggi kebanyakan masih diambil oleh perbankan konvensional, bukan perbankan syariah.

Dalam kesempatan yang sama, Lutfi Adhiansyah, Ketua Klaster Fintech Pendanaan Syariah AFPI sekaligus CEO PT Ammana Fintek Syariah (Ammana) yang menjelaskan bahwa potensi fintech lending syariah dalam menjangkau pelaku UMKM unbankable dan underserved terus berkembang.

Terkini, nilai akumulasi penyaluran pinjaman oleh 11 perusahaan fintech lending syariah terdaftar dan berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah mencapai lebih dari Rp1,2 triliun.

Adapun dari total penyaluran bersama para perusahaan konvensional dengan jumlah 156 perusahaan, kini nilainya mencapai Rp128,69 triliun per September 2020. Artinya, potensi pertumbuhan pasar pengguna platform fintech lending syariah, baik pendana (lender) maupun peminjam dana (borrower) masih bisa berkembang dan terus meningkat.

“Apalagi, fintech lending yang bermain di syariah itu biasanya memiliki fokus market yang spesifik. Ada yang fokus ke produktif lewat invoice, ada yang di properti, ada pula yang bisa mengombinasikannya dengan pembiayaan umrah dan haji. Potensi pengguna kita besar,” ungkapnya.

Lutfi menjelaskan bahwa potensi kebangkitan sektor-sektor yang telah diakomodasi fintech lending syariah diproyeksi akan semakin moncer pada 2021, atau setelah pandemi Covid-19 mereda. Misalnya, halal tourism, pembiayaan umrah dan haji, industri food & beverage (F&B) halal, serta para pelaku usaha halal lain di market spesifik syariah.

Sementara itu, COO PT Alami Fintek Sharia (Alami) Harza Sandityo mengatakan setelah Juni 2020, tren pengguna fintech lending syariah yang sempat terdampak pandemi telah mulai kembali ke arah normal. Harza melihat bahwa di platform-nya, sektor UMKM yang bergerak di jasa kesehatan dan telekomunikasi, menjadi salah satu yang potensial untuk berkembang dan perlu terus diperkenalkan dengan ekosistem keuangan syariah tingkat lanjut.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Telkomsel Ajak Komunitas Gaming Mengharumkan Nama Bangsa di SupergamerFest Awards

Next Post

Per 23 November 2020, PT PP Bukukan Kontrak Baru Senilai Rp17,42 Triliun

Related Posts

INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar
Anak Perusahaan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Harapan Baru Warga Bantaran Rel: Pemerintah Siapkan Hunian Layak dan Terjangkau

2 April 2026
Next Post
Kerja Sama PTPP dan Pelindo Energi Logistik Terkait Partner Strategis untuk Proyek-proyek LNG

Per 23 November 2020, PT PP Bukukan Kontrak Baru Senilai Rp17,42 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

11 jam ago
Upaya Cegah Wabah Corona, Phapros Optimalkan Penggunaan Teknologi Komunikasi

Phapros Membukukan Laba Bersih sebesar Rp27,44 miliar Sepanjang Tahun Buku 2025

20 jam ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Tol IKN Difungsionalkan Saat Lebaran 2026, Perkuat Mobilitas Balikpapan–Samarinda–PPU

5 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Mandiri Utama Finance Optimistis Pembiayaan Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif pada 2026

3 hari ago
INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

by redaksi
3 April 2026
0

Pemerintah menunjuk anggota dewan pengawas profesional di Indonesia Investment Authority (INA), di tengah upaya meningkatkan kredibilitas sovereign wealth fund tersebut.Menteri...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In