Petugas Air Traffic Control (ATC) di Approach Control Unit (APP) AirNav Indonesia Cabang Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) yang memandu penerbangan SJY182 pada hari Sabtu (9/1) lalu adalah sumber pertama adanya lost communication antara Pilot dengan pihak Penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan
.
Hilangnya komunikasi dengan Pilot pada pukul 14.39 WIB merupakan informasi awal sebelum pesawat dinyatakan mengalami kecelakaan pada pukul 14.55 WIB dengan adanya declare DISTRESFA oleh unit operasional Air Traffic Service (ATS) di JATSC.
Hilangnya target pesawat (Radar Target dan ADS-B Target) di Radar Air Situation Display yang terrekam melalui ATS System yang dimiliki oleh JATSC pada pukul 14.40 WIB (1 menit setelah lost communication) merupakan titik awal berjalannya proses Search and Rescue yang melibatkan berbagai pihak di antaranya Badan SAR Nasional dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Rekaman-rekaman ATS System tersebut nantinya akan menjadi bahan investigasi KNKT dalam proses penyusunan laporan dan rekomendasi, sehingga diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali.
.
AirNav Indonesia berkomitmen untuk selalu meningkatkan kompetensi Petugas ATC dalam hal awareness yg tinggi sekalipun dalam kondisi kuantitas jumlah pergerakan lalu lintas penerbangan yang rendah di masa pandemi COVID-19 ini. Hal tersebut terbukti dengan awareness Petugas ATC yang melayani penerbangan SJY182 Sabtu lalu sehingga proses Search and Rescue dapat dilakukan sesegera dan seefisien mungkin.
.
AirNav Indonesia juga berkomitmen untuk memantau dan mendukung proses investigasi yang dilakukan oleh KNKT dan berupaya terus meningkatkan kualitas layanan navigasi penerbangan untuk menjaga keselamatan langit Nusantara.
.
















