Sekretaris Perusahaan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Emilia Eny Utari meresmikan Program Pendampingan Belajar bagi pelajar setingkat SMP dan SMA yang berada di DIY dan Jawa Tengah, Sabtu (16/1/2021). Program bertajuk Asesmen Kompentensi Minimum (AKM) bertujuan untuk meningkatkan standar kompetensi pelajar Indonesia.
Program AKM ini merupakan implementasi dari Pilar Pembangunan Sosial Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan. PT TWC melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) mendukung pengembangan serta peningkatan mutu kualitas pelajar Indonesia.
“Program ini dilakukan seiring kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan terkait dengan perubahan paradigma evaluasi belajar nasional yaitu Asesmen Nasional. Semoga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai kompetensi dasar pribadi, sebagai salah satu dasar untuk memahami berbagai informasi maupun pelajaran dan meningkatan mutu pembelajaran disekolah, sehingga dengan standar yang sama diharap mutu pendidikan di Indonesia akan maju dan sejajar dengan negara lain,” terang Emilia dalam membuka kegiatan yang dilakukan secara virtual.
Menggandeng Eduprime sebagai mitra yang berkompeten dalam dunia pendidikan serta proses belajar mengajar, program ini akan dimulai Januari sampai dengan Maret 2021. Peserta terdiri dari para pelajar yang berasal dari 10 sekolah, diantaranya, SMA I Kalasan, SMA Islam I Prambanan, SMA Tiga Maret, SMK II Depok, SMP I Kalasan, SMP I Prambanan, SMP I Depok di Provinsi DIY serta SMA I Muntilan, SMA Muhammadiyah Borobudur dan SMP I Prambanan, Klaten di Provinsi Jawa Tengah.














