• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 16 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja Bank Mandiri Sepanjang Tahun 2020

by redaksi
28 Januari 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kinerja PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tahun 2020 sesuai proyeksi banyak pihak. Perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang mencuat sejak Maret 2020 membuat laba bersih bank ini tergerus cukup dalam.

Penurunan pendapatan bunga dan meningkatnya pencadangan guna mengantisipasi resiko kredit jadi penyebab keuntungan bank tahun ini tertekan.

RelatedPosts

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

Sepanjang tahun lalu, bank pelat merah ini hanya mampu membukukan net profit sebesar Rp17,1 triliun. Turun 37,71% dibanding tahun sebelumnya (year on year/YoY). Margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) bank ini turun 0,91% ke level 4,65%.

Pendapatan bunga bersih Bank Mandiri turun 4,93% menjadi Rp 59,4 triliun. Namun, pendapatan berbasis fee dan komisi atau fee based income (FBI) perseroan masih bisa tumbuh 4,9% ke Rp 28,7 triliun yang ditopang oleh pendapatan dari transaksi online. 

Frekuensi transaksi aplikasi Mandiri Online  tahun lalu memang meningkat pesat di tengah pandemi mencapai 600 juta transaksi dengan nilai Rp 1.000 triliun lebih.

Perlambatan ekonomi membuat Bank Mandiri sulit melakukan ekspansi tahun lalu karena permintaan kredit lesu dan fokus menyelamatkan debitur terdampak Covid-19. Akibatnya, penyaluran kredit bank ini terkontraksi 1,61%. Sedangkan likuiditas bank sangat longgar ditandai dengan penghimpunan Dana Pihak Ketiga yang tumbuh 12,24% YoY.

Darmawan Junaidi Direktur Utama Bank Mandiri mengakui tahun 2020 merupakan tahun yang sulit. Namun, menurutnya kinerja yang ditorehkan perseroan masih cukup sehat di tengah fokusnya menyelamatkan debitur terdampak Covid-19 lewat restrukturisasi kredit.

“Ke depan, kami akan menjaga efisiensi baik dari biaya dana dan operasional, serta melakukan penajaman strategi bisnis,” katanya dalam paparan kinerja, Kamis (28/1).

Belum pulihnya permintaan kredit tahun lalu diseimbangkan Bank Mandiri dengan memacu efisiensi, baik dari penurunan cost of fund maupun penghematan biaya operasional. Bank Mandiri berhasil menurunkan cost of fund sebesar 33 bps yoy menjadi 2,53% sedangkan biaya operasional hanya tumbuh 1,42% dibanding tahun sebelumnya 6,68%.

Mengingat belum berakhir pandemi Covid-19, Bank Mandiri akan fokus menjaga kualitas aset tahun ini. Sigit Pratowo Direktur Keuangan Bank Mandiri mengatakan, NPL akan di rentang 3%-3,5% tahun ini. Sementara kredit ditargetkan akan hanya tumbuh single digit dan NIM akan dijaga sekitar 4,6%-4,8%.

Bank Mandiri akan berupaya menurunkan biaya dana mendekati 2%, turun dari 2,5% pada akhir 2020. Sementara DPK ditargetkan tumbuh 6%-7% dengan rasio dana murah bakal dijaga sekitar 68%-69%.

Bank Mandiri memperkirakan NPL akan turun tahun ini lantaran tren restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 sudah melandai sejak tiga bulan terakhir tahun lalu.

Hingga akhir Desember 2020, realisasi restrukturisasi kredit mencapai Rp 123,4 triliun dengan jumlah debitur 543.758. Sebanyak Rp 33,9 triliun merupkan debitur UMKM dengan jumlah 336.819 debitur

Dari monitoring yang dilakukan perseroan, kredit yang direstrukturisasi yang masih beresiko tinggi dan berpotensi turun kasta ke dalam kategori NPL hanya sekitar 10%-11%. Dari jumlah tersebut, Bank Mandiri juga telah melakukan antisipasi dengan menyiapkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sejak tahun lalu.

“Kami sudah secara bertahap mengalokasikan tambahan CKPN sejak Maret 2020 setiap bulannya. Sementara CKPN ini tidak diharuskan sebelumnya dan sekarang jumlahnya sudah cukup sehingga kami sudah siap kalau 10%-15 dari kredit yang direstrukturisasi downgrade ke NPL,” jelas Ahmad Siddik Badruddin Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri

Per Desember 2020, NPL gross bank Mandiri mencapai 3,09% atau naik 0,76% YoY  dengan coverage ratio mencapai 229,1%, naik dari 84,85%. Siddik mengatakan dengan perpanjangan POJK restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 maka kesempatan bagi bank melakukan penyelamatan terhadap debitur terdampak pandemi semakin panjang.

Dengan begitu, lanjutnya, para debitur akan bisa kembali pulih pada akhir 2021 atau awal 2022 sehingga NPL tahun ini akan lebih kecil.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Dirut Hery Gunardi Pastikan Fokus Bisnis BSI Tidak akan Lepas dari Segmen UMKM

Next Post

Transformasi Bisnis BNI di Tahun 2021

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

15 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

15 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM

15 Maret 2026
Next Post
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Transformasi Bisnis BNI di Tahun 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Diskon Jelang Lebaran 2026, Pelni Mulai Memberlakukan 11 Maret-5 April 2026

7 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Gelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026, Perkuat Kesiapan Layanan di Jalan Tol Keloaan

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Resmi Mengumumkan Pemenang Tender Waste to Energy Tahap Pertama Garap di Bekasi dan Denpasar

7 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Menyiapkan Anggaran hingga Rp16 triliun untuk Pembangunan Hunian di Lahan Hibah Lippo

7 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

by redaksi
15 Maret 2026
0

PLN Group kembali memperoleh pengakuan atas kinerjanya di panggung global. Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya,...

Read more
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In