• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 4 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Ekonom Akui Tahun 2021 Masih Tak Mudah Bagi Ekonomi RI

by redaksi
6 Februari 2021
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2021 berada di level 4,4 persen hingga 4,8 persen. Angka ini di bawah perkiraan pemerintah yang menargetkan pertumbuhan pada kisaran lima persen.

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky menjelaskan, tantangan besar tetap akan dihadapi perekonomian Indonesia pada 2021. Sebab, sampai akhir tahun lalu, ekonomi masih belum menunjukkan perbaikan secara berkesinambungan dan berkelanjutan sebagai dampak dari penanganan kesehatan yang tidak maksimal.

RelatedPosts

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

CEO Danantara Rosan Roeslani Menilai Minat Investasi dari Jepang dan Korea Selatan Tetap Menunjukkan Tren Kuat

Antam Mencatat Pertumbuhan Laba Tahun Berjalan hingga Tiga Digit

“Meski masih sangat dini, cukup aman untuk mengasumsikan 2021 tidak akan menjadi tahun yang mudah bagi ekonomi global, termasuk Indonesia,” kata Riefky dalam Kajian Indonesia Economic Outlook Q1-2021 yang dirilis Rabu (3/2).

Seiring belum adanya pertanda pandemi akan berakhir dalam waktu dekat, Riefky menekankan agar pemerintah menyiapkan anggaran secara lebih matang. Hal ini untuk mengantisipasi adanya goncangan yang tentu saja akan membuat keadaan lebih buruk.

Riefky menilai, menjadikan ekonomi dan perlindungan sosial masyarakat sebagai prioritas merupakan hal penting.  Namun, pembenahan sistem kesehatan merupakan kunci dari pengentasan pandemi. “Peningkatan kualitas sistem kesehatan se-yogya-nya ada di urutan pertama dari program pemulihan,” tuturnya.

Baru-baru ini, Riefky mencatat, pemerintah telah mengalokasikan setidaknya 5 miliar dolar AS atau setara dengan 0,2 persen Produk Domestik Bruto (PDB) untuk bantuan fiskal yang fokus terhadap apek kesehatan selama masa pandemi.

Jumlah tersebut dinilainya masih rendah dibandingkan negara berkembang lain seperti India dan Argentina. Masing-masing dari mereka mengalokasikan 0,5 persen dan 0,3 persen dari PDB untuk stimulus di bidang kesehatan.

Selandia Baru, salah satu negara yang dinilai sukses dalam mengatasi penyebaran virus Covid-19, telah mengucurkan setidaknya 2,5 miliar dolar AS stimulus fiskal untuk dunia kesehatan. Secara nominal, jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan Indonesia tetapi sebenarnya setara dengan 1,2 persen dari PDB mereka.

Apabila fasilitas kesehatan tidak sepenuhnya dipersiapkan dengan anggaran signifikan, pengentasan pandemi diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. “Mekanisme yang demikian tidak akan membawa apapun melainkan babak baru dari rantai kerusakan yang di saat bersamaan juga mengancam kapasitas fiskal,” ujar Riefky.

Memfokuskan belanja pada bidang kesehatan dan juga menjaga sistem pemberian bantuan akan membantu menghambat laju penyebaran virus dan mengatasi dampak negatif yang sedang terjadi akibat pandemi.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

LPI Fokus pada Aset Infrastruktur dan Modal Pinjaman pada 2 sampai 5 Tahun Pertama

Next Post

Bank Syariah Indonesia Diharapkan Dorong Implementasi Keuangan Berkelanjutan Semakin Kuat dan Efektif

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani Menilai Minat Investasi dari Jepang dan Korea Selatan Tetap Menunjukkan Tren Kuat

4 April 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Antam Mencatat Pertumbuhan Laba Tahun Berjalan hingga Tiga Digit

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani akan Memanfaatkan Kebijakan WFH dan B50 untuk Mendorong Investasi di Sektor Energi Bersih

4 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Dirut Semen Indonesia, Indrieffouny Indra Ungkap Pasar Oversupply Akibatkan Utilisasi Pabrik Perusahaan Turun hingga Saat Ini

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Inisiasi Menteri Kebudayaan, Berencana Kolaborasi dengan Danantara untuk Memanfaatkan Aset Cagar Budaya

4 April 2026
Next Post
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Bank Syariah Indonesia Diharapkan Dorong Implementasi Keuangan Berkelanjutan Semakin Kuat dan Efektif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun

Perkuat Likuiditas dan Ekspansi Kredit, Pemerintah Berikan Tambahan Dana Rp100 triliun ke Bank Himbara

2 hari ago
Pelatihan Bersertifikat BNSP, 22 – 24 April 2026 : BUSINESS INTELLIGENCE ANALYST

Pelatihan Bersertifikat BNSP, 22 – 24 April 2026 : BUSINESS INTELLIGENCE ANALYST

6 hari ago
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

5 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Selaras dengan Visi Pemerintah, TASPEN Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat SMAP ISO 37001:2025

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

by redaksi
4 April 2026
0

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melepas dua entitas bisnis manajemen investasi ke PT Danantara Asset Management (DAM) dengan...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani Menilai Minat Investasi dari Jepang dan Korea Selatan Tetap Menunjukkan Tren Kuat

4 April 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Antam Mencatat Pertumbuhan Laba Tahun Berjalan hingga Tiga Digit

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani akan Memanfaatkan Kebijakan WFH dan B50 untuk Mendorong Investasi di Sektor Energi Bersih

4 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Dirut Semen Indonesia, Indrieffouny Indra Ungkap Pasar Oversupply Akibatkan Utilisasi Pabrik Perusahaan Turun hingga Saat Ini

4 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In