• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 10 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Seluruh Anggota Himbara Resmi Pangkas Suku Bunga Kredit

by redaksi
6 Maret 2021
in Berita
0
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah meminta perbankan dapat menurunkan suku bunga kredit. Hal ini mengingat suku bunga acuan Bank Indonesia telah turun ke level terendah 3,5 persen.

Menyikapi hal ini, sejumlah Bank Himpunan Milik Negara (Himbara) telah menyesuaikan suku bunga kredit secara berkala. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memangkas bunga hingga 270 basis poin.

RelatedPosts

ANTAM Raih PROPER Hijau, Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Industri Pertahanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi secara Signifikan

Estimasi Emisi 8,9 Juta kg CO₂e dari Perjalanan Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, KA Jarak Jauh Lebih Efisien Dibanding Kendaraan Pribadi

Berdasarkan laporan suku bunga dasar kredit (SBDK), perseroan memangkas bunga seluruh segmen kreditnya. SBDK kredit pemilikan rumah (KPR) mencatatkan penurunan bunga tertinggi sebesar 270 basis poin.

Plt Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, penurunan suku bunga kredit sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mencanangkan pada tahun ini sebagai dorongan pemulihan ekonomi nasional.

“Penurunan bunga ini kami harapkan dapat membantu meningkatkan permintaan kredit, khususnya sektor perumahan. Apalagi, sektor perumahan memiliki multiplier effect ke 174 sektor lain sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian nasional,” ujarnya

Menurutnya, penurunan bunga tersebut juga ditopang oleh perbaikan likuiditas yang diikuti dengan penurunan cost of fund (CoF).

“Kami berupaya agar kinerja positif ini terus terjaga sehingga dapat memberikan penawaran suku bunga yang terjangkau bagi para nasabah serta debitur kami,” ucapnya.

Dalam situs perseroan, emiten bersandi saham BBTN ini mencatatkan penurunan SBDK segmen kredit korporasi, kredit ritel, dan kredit konsumsi. Pada kredit korporasi, SBDK turun sebesar 190 basis dari 9,9 persen per Desember 2020 menjadi delapan persen per Februari 2021. Kemudian segmen kredit ritel, menggunting bunga sebesar 165 basis poin dari 9,9 persen per Desember 2020 menjadi 8,25 persen per Februari 2021.

Selanjutnya, segmen kredit konsumsi, SBDK KPR turun sebesar 270 basis dari 9,95 persen per Desember 2020 menjadi 7,25 persen per Februari 2021. Lalu, SBDK Non-KPR pun dipangkas sebesar 250 basis dari 11,25 persen per Desember 2020 menjadi 8,75 persen per Februari 2021.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menurunkan SBDK bagi seluruh segmen dengan kisaran 25 basis poin sampai 250 basis poin.

Tercatat SBDK segmen korporasi turun menjadi delapan persen, segmen ritel menjadi 8,25 persen, dan segmen mikro menjadi 11,25 persen yang berlaku efektif per 28 Februari 2021.

Kemudian, SBDK segmen konsumer KPR juga turun menjadi 7,25 persen dan konsumer non-KPR menjadi 8,75 persen. Adapun penurunan suku bunga dapat menjadi stimulan yang efektif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk meningkatkan pembiayaan baru.

“SBDK akan menjadi acuan suku bunga kredit kepada debitur. Suku bunga yang dikenakan kepada debitur akan memperhitungkan estimasi premi risiko yang dapat berbeda-beda berdasarkan tingkat risiko kredit masing-masing debitur,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi.

Menurutnya, langkah penurunan SBDK juga merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa yang telah dilakukan perseroan tahun lalu. Sebelumnya, pada 2020, Bank Mandiri telah menurunkan SBDK sebanyak tujuh kali segmen korporasi, ritel, mikro, maupun konsumsi dengan total penurunan sebesar 10 basis poin sampai 600 basis poin

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah menurunkan SBDK sejak 28 Februari 2021 yang mencakup seluruh segmen, seperti korporasi, ritel, mikro, KPR, dan non-KPR dengan penurunan sebesar 150 basis poin sampai 325 basis poin.

“Penurunan terbesar diberikan kredit konsumer non-KPR sebesar 3,25 persen. Adanya penurunan ini, SBDK non-KPR berubah dari semula 12 persen menjadi 8,75 persen,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso.

Sunaros memerinci perseroan juga menurunkan SBDK KPR sebesar 2,65 persen, dari 9,90 persen menjadi 7,25 persen. Penurunan SBDK juga dilakukan segmen mikro sebesar 2,5 persen. Perubahan ini membuat SBDK mikro turun dari 16,50 persen menjadi 14 persen.

Pada kredit segmen korporasi dan ritel, perseroan melakukan penurunan SBDK masing-masing sebesar 1,95 persen dan 1,5 persen. Dengan demikian, saat ini SBDK korporasi berubah dari 9,95 persen menjadi delapan persen. Kemudian, SBDK segmen ritel berkurang dari 9,75 persen menjadi 8,25 persen.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga memangkas suku bunga kredit demi merangsang percepatan pertumbuhan kredit tahun pada tahun ini. Pada awal 2021, perseroan telah melakukan penyesuaian bunga kredit sejalan dengan bunga acuan.

Per 28 Februari 2021, kredit konsumsi non-KPR ditetapkan sebesar 8,75 persen, telah turun dibandingkan akhir Desember 2020 sebesar 11,7 persen. Kemudian, kredit  KPR sebesar 7,25 persen turun dibandingkan posisi akhir 2020 sebesar 10 persen.

Perseroan juga menurunkan SBDK kredit ritel menjadi 8,25 persen atau lebih rendah dibandingkan posisi akhir Desember 2020 sebesar 9,8 persen. Dengan demikian, SBDK kredit korporasi menjadi delapan persen atau turun dibandingkan posisi Desember 2020 sebesar 9,8 persen

“Dalam menentukan suku bunga kredit hingga ke setiap debitur, kami akan memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung penilaian bank terhadap risiko pada masing-masing debitur atau kelompok debitur,” ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar.

Sumber Republika, edit koranbumn
Previous Post

Bio Farma Dukung Pengembangan Produk Farmasi Dalam Negeri, Termasuk GeNose

Next Post

Amarta Karya Raih Kontrak Proyek Infrastruktur TI dan Lansekap di Universitas Negeri Gorontalo

Related Posts

Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Raih PROPER Hijau, Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

10 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Industri Pertahanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi secara Signifikan

10 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Estimasi Emisi 8,9 Juta kg CO₂e dari Perjalanan Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, KA Jarak Jauh Lebih Efisien Dibanding Kendaraan Pribadi

10 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan bagi UMKM dan Koperasi

10 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Penataan Kawasan Bantaran Rel dan Penyediaan Hunian Layak Terus Dipercepat

10 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Mengumumkan Pembentukan Holding DENERA Sebagai Holding Bisnis Sampah Menjadi Listrik

10 April 2026
Next Post
Penandatanganan Kontrak Proyek Pembangunan Rusun Pulo

Amarta Karya Raih Kontrak Proyek Infrastruktur TI dan Lansekap di Universitas Negeri Gorontalo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

1 hari ago
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar

PP Presisi Kembali Mendapatkan Kontrak Baru untuk Proyek Jembatan di Halmahera

3 hari ago
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020

Dukung Sektor Maritim, Askrindo Jamin Ratusan Kapal PT Transcoal Pacific Tbk

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Merombak Struktur Holding BUMN Farmasi pada 2026

1 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Raih PROPER Hijau, Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

by redaksi
10 April 2026
0

PT ANTAM (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui capaian penghargaan PROPER Hijau yang diberikan oleh...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Industri Pertahanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi secara Signifikan

10 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Estimasi Emisi 8,9 Juta kg CO₂e dari Perjalanan Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, KA Jarak Jauh Lebih Efisien Dibanding Kendaraan Pribadi

10 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan bagi UMKM dan Koperasi

10 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Penataan Kawasan Bantaran Rel dan Penyediaan Hunian Layak Terus Dipercepat

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In