
Melalui anak perusahaan kami, PT Semen Tonasa telah menjalin kerja sama dengan PLN dalam rangka pemanfaatan listrik untuk meningkatkan daya saing ditengah industri semen yang semakin kompetitif.
Bertempat di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Selasa (16/3) kemarin, penandatanganan Suplemen Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) program Progressive Incentive Captive dilakukan langsung oleh Direktur Utama Semen Tonasa Mufti Arimurti dan General Manager Wilayah SULSELRABAR PLN, Awaluddin Hafidz.
Kerja sama tersebut meliputi pengalihan tenaga listrik PT Semen Tonasa dari pembangkit PT Semen Tonasa PLTU 1X25 MW menjadi layanan PLN melalui program Progressive Incentive Captive dengan memanfaatkan optimalisasi suplai tenaga listrik PLN.
Selain itu, PLN nantinya juga akan memberikan FABA dari PLTU Punagaya secara gratis selama enam bulan kepada PT Semen Tonasa.
Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan baik serta bisa menjadi model untuk dijalankan di Operating Company SIG lainnya dan menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Perhutani dalam waktu dekat akan lakukan launching Re-branding Wisata Perhutani yang salah satu lokasinya adalah di Wisata Alam Gunung Puntang, dengan konsep New Puntang yang mengedepankan Wisata alam yang berbasis nilai cultural herritage, edukasi, entertain dan pemanfaatan teknologi yang tetap mengedepankan sisi konservasi lingkungan.
Dalam pengelolaan wisata alam gunung puntang, ke depan akan ada sinergi dan kolaborasi antara PERHUTANI , PT.DIA dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan Bukit Amanah yang disupport oleh Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung.
Dalam rangka peninjauan kesiapan re-branding wisata di gunung puntang dilakukan peninjauan lokasi yang dihadiri Direktur Utama Perum Perhutani, Direktur Komersial Perum Perhutani , Kadivreg Perhutani Jawa Barat dan Banten, Artis & Influencer Duniamanji , Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat, Sekretaris Disparbud Kabupaten Bandung.
Dalam acara tersebut juga dilakukan penanaman dalam rangka hari bakti rimbawan ke 38 dan penyerahan bantuan kepada masyarakat di sekitar gunung puntang yg terdampak pandemi sebagai bentuk kepedulian Perhutani.

Direktur Utama PT Berdikari (Persero), Harry Warganegara dampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo beserta Ditjen PKH dan pejabat Kementan lainnya lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, (16/3).
Kunjungan ini merupakan salah satu realisasi awal dari MoU yang sebelumnya dilakukan pada 1 Maret 2021 mengenai rencana kolaborasi dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, serta mewujudkan visi PT Berdikari (Persero) sebagai off taker bagi para peternak serta buffer stock peternakan di Indonesia.

Guna memenuhi kebutuhan konsumsi daging sapi nasional dan swasembada daging nasional PT PELNI (Persero) mendapatkan penugasan dari Kemenhub untuk mengoperasikan Kapal Ternak KM Camara Nusantara 1 yang merupakan bagian dari Program Tol Laut.
_
KM Camara Nusantara 1 merupakan kapal ternak pertama di Indonesia yang dibangun oleh Pemerintah dan pengoperasiannya dipercayakan kepada PELNI. Kapal tersebut memampu membawa hingga 550 sapi dalam satu kali perjalanan.
_
Kapal ini telah di desain dengan memperhatikan prinsip animal welfare yang dapat membantu meminimalkan penyusutan bobot ternak sebesar 8 – 10 persen serta mengurangi tingkat stress hewan selama masa pelayaran.

Direktur PTPN XII, Siwi Peni, melakukan kunjungan ke Kebun Jatirono, Banyuwangi. Dalam kunjungan ini, Siwi didampingi oleh seluruh Kepala Bagian, Manajer Kebun Jatirono; Fauzi Ismail, beserta segenap Manajemen Kebun, Banyuwangi (17/03)
Pada kesempatan tersebut, Kunjungan diawali dengan mengelilingi Kebun Jatirono dan diakhiri dengan berdiskusi ringan bersama seluruh Manajemen yang hadir.

Pembangunan Hotel Pullman Mandalika telah mencapai 39,3% dan ditargetkan mulai beroperasi di kuartal IV 2021. Hotel Pullman Mandalika, yaitu hotel bintang 5 ini dibangun di lahan seluas 27.000 m2 dengan jumlah 257 kamar yang terdiri dari 27 villa dan 230 kamar building, terletak di dekat West Gate, Kuta Beach Park, The Mandalika. Total investasi pembangunan hotel ini mencapai Rp 709 Miliar.
Saat ini, 39,3% progres pembangunan Hotel Pullman Mandalika terdiri dari akumulasi pekerjaan Struktur, Arsitektur, dan Plumbing (SAP) dan non SAP. Pekerjaan SAP sendiri telah mencapai 69,7%. ITDC memantau ketat pembangunan hotel melalui anak usaha PT ITDC Nusantara Properti (INP) yang bekerja sama dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero).
Hotel Pullman Mandalika dibangun untuk menambah fasilitas pariwisata dan amenitas kawasan sehingga dapat meningkatkan investasi, juga untuk mewujudkan quick wins The Mandalika menjadi Destinasi Sport Tourism baru di Indonesia. Hal ini dikarenakan tren kunjungan wisatawan dan aktivitas wisata yang diperkirakan meningkat, sejalan dengan normalisasi pariwisata setelah proses vaskinasi COVID-19 selesai.
Hotel Pullman Mandalika juga kami pastikan akan membuka peluang kerja bagi masyarakat saat hotel beroperasi.














