• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 29 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menurut Ekonom Indef, Potensi Kerugian Pertamina Akibat Kebakaran Kilang Balongan Capai US$ 8 juta

by redaksi
31 Maret 2021
in Berita
0
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Investigasi insiden kebakaran empat tangki di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat masih berlangsung. Pertamina sudah memastikan, ada potensi kehilangan produksi sebesar 400.000 barel akibat tidak beroperasinya Kilang Balongan untuk beberapa waktu ke depan.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov mengatakan, dengan potensi kehilangan produksi sebesar itu, hitungan kerugian yang diderita Pertamina bisa mencapai US$ 8 juta. “Dengan asumsi biaya produksi BBM 1 barel sekitar US$ 20 maka volume 400.000 barel itu kurang lebih US$ 8 juta atau sekitar Rp 115 miliar,” kata dia Abra

RelatedPosts

ANTAM Lanjutkan Tren Pertumbuhan, Laba Bersih Capai Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026

Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal 1-2026

Jasa Raharja Memastikan akan Proses Cepat Santunan Bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Abra menambahkan, potensi kerugian tersebut belum memperhitungkan potential loss dari produksi total Kilang Balongan. Menurut dia, Pertamina telah memastikan akan menggantikan produksi yang hilang dari Kilang Balongan dengan mengoptimalkan produksi dari dua kilang lain yakni Kilang Cilacap dan Kilang TPPI.

Akan tetapi, belum dapat dipastikan apakah pengoptimalan produksi dari dua kilang tersebut dapat menutupi kehilangan produksi dari Kilang Balongan. “Belum juga kalkulasi terkait kerusakan aset kilang yang terbakar,” lanjut Abra.

Meski begitu, dia menilai kerugian dari aset yang terbakar mungkin tertutupi dari asuransi. Di sisi lain, Pertamina juga berpotensi menanggung ganti rugi kepada masyarakat atas kerusakan pemukiman akibat insiden yang terjadi pada Senin (29/3) dini hari tersebut.

Abra menilai, dampak lebih lanjut dari insiden kebakaran di Kilang Balongan yakni reputasi Pertamina dalam industri migas. Terlebih Pertamina tercatat tengah menggarap sejumlah proyek infrastruktur migas khususnya kilang minyak.

Insiden ini sejatinya dapat menjadi momentum bagi Pertamina untuk tetap menarik investor. Langkah pertama yang dapat dilakukan yakni dengan melakukan investigasi dan menyampaikan secara transparan mengenai kondisi yang ada. “Dengan mitigasi risiko yang sudah berjalan maka dapat menjadi resiko yang terukur. Selain itu, menunjukkan Pertamina berdaya tahan terhadap insiden,” jelas Abra.

Menurut dia, hal ini sudah terlihat dari konfirmasi Pertamina soal pasokan BBM yang terjaga. Selain itu, dari kejadian ini juga terlihat bahwa masih ada kebutuhan pembangunan kilang dalam negeri. Apalagi, selama ini sekitar 60% kebutuhan BBM dalam negeri masih bersumber dari impor. “Artinya investor juga lihat urgensi pengembangan dan pembangunan kilang masih tinggi sehingga prospek masih menjanjikan ke depan,” sambung Abra.

Sekedar informasi, insiden kebakaran pada fasilitas kilang Pertamina bukan pertama kalinya terjadi. Sebelum kejadian di Kilang Balongan, tercatat sudah ada beberapa kilang milik Pertamina yang terbakar.

Pertama, pada 16 Februari 2014, peralatan penunjang kilang Refinery Unit (RU) II alias Kilang Dumai, Riau sempat terbakar. Kedua, pada 5 Oktober 2016 kebakaran melanda sebuah tanki di RU IV Kilang Cilacap. Ketiga, pada Agustus 2019 RU V alias Kilang Balikpapan juga mengalami kebakaran pada salah satu pipa di area kilang

Dengan rentetan kejadian tersebut, Abra mengungkapkan hal ini menjadi pelajaran serius bagi Pertamina terutama dalam memastikan pelaksanaan Health, Safety, Security & Environmental (HSSE). “Infrastruktur migas Pertamina termasuk objek vital nasional sehingga mestinya setiap objek khususnya yang beresiko tinggi harus ada batasan minimum dari aktivitas eksternal,” tegas Abra.

Dia berharap Pemerintah dan Pertamina mengkaji kembali infrastruktur migas lainnya.

Abra pun menekankan berbagai insiden yang terjadi harus menjadi momentum perbaikan standar operasi. Proses investigasi yang tengah dilakukan juga dinilai perlu menimbang semua aspek kemungkinan termasuk potensi sabotase.

Mengenai kemungkinan pemberian sanksi, hal itu lebih baik menanti proses investigasi yang berlangsung. “Dari hasil investigasi nanti akan terungkap pihak mana saja yang seharusnya bertanggung jawab agar hal ini tidak terulang,” pungkas Abra.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Hari ke-6 Vaksinasi, 5.296 Orang atau Lebih dari 60% Pekerja Pariwisata The Nusa Dua Telah Mengikuti Vaksinasi Covid-19

Next Post

Kemenkeu Targetkan Integrasi Data Keuangan Negara pada Satu Sistem di Tahun Ini

Related Posts

Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Lanjutkan Tren Pertumbuhan, Laba Bersih Capai Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026

29 April 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal 1-2026

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Jasa Raharja Memastikan akan Proses Cepat Santunan Bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

29 April 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Len Perkuat Konsolidasi DEFEND ID melalui Leadership Program untuk Dorong Kemandirian Industri Pertahanan

29 April 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Berita

Berita Singkat BUMN : Danantara, BP BUMN, Krakatau Steel, Jamkrindo, BULOG, BTN, Hutama Karya, Freeport, Jasa Tirta 1, Sucofindo, ADHI, PTPN 1, Waskita, PLN IP Services

29 April 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Kemenkeu Targetkan Integrasi Data Keuangan Negara pada Satu Sistem di Tahun Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax

5 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Sambut Iduladha 2026, BRI Menghadirkan Inovasi Layanan Kurban Digital Melalui Aplikasi BRImo

3 hari ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon AKU NET-ZERO HERO

5 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Lanjutkan Tren Pertumbuhan, Laba Bersih Capai Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026

by redaksi
29 April 2026
0

PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) atau ANTAM menyampaikan bahwa dengan kesiapan operasional dan ketangguhan strategi bisnis, Perusahaan kembali mencatatkan peningkatan...

Read more
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal 1-2026

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Jasa Raharja Memastikan akan Proses Cepat Santunan Bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

29 April 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Len Perkuat Konsolidasi DEFEND ID melalui Leadership Program untuk Dorong Kemandirian Industri Pertahanan

29 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In