• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 11 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tahun Pandemi, IPCM Catat Kenaikan Pendapatan Jadi Rp697 Miliar

by redaksi
10 April 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
Pelindo II Sudah Gelontorkan Rp1,5 Triliun untuk Proyek Terminal Kijing
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) anak usaha IPC mencatat kenaikan pendapatan usaha sebesar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan keterangan pers perusahaan pada Kamis (8/4/2021), anak usaha PT Pelindo II tersebut meraup penerimaan usaha senilai Rp697 miliar, naik 2 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp682 miliar.

RelatedPosts

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

BTN Menilai Tambahan Likuiditas Rp100 triliun Belum Otomatis Dongkrak Kredit

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Pendapatan tersebut diperoleh dari jasa pelayanan kapal, jasa pengangkutan, jasa pengelolaan kapal. Jasa penundaan kapal (towage) berkontribusi sebesar Rp614 miliar atau 88 persen dari total pendapatan.

Sementara itu, jasa pemanduan (pilotage) menyumbang sebesar Rp25 miliar atau kontribusi 4 persen, serta jasa pengelolaan kapal sebesar Rp 56 miliar yang memberikan kontribusi 8 persen.

Selanjutnya, pendapatan jasa kapal berdasarkan segmen terdiri dari Pelabuhan Umum, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), dan Terminal Khusus (Tersus). Pendapatan TUKS pada tahun 2020 meningkat tajam 39 persen dari Rp77 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp107 miliar.

Sedangkan pendapatan Tersus tumbuh signifikan 23 persen menjadi Rp88 miliar tahun 2020 dibandingkan Rp71 miliar di tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan Pelabuhan Umum turun dari Rp475 miliar menjadi Rp443 miliar atau 7 persen.

Dengan hasil tersebut, perseroan berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp80 miliar. Jumlah ini sedikit menurun dibandingkan laba bersih tahun 2019 senilai Rp90 miliar.

Direktur Utama IPCM Amri Yusuf memaparkan tahun 2020 menjadi awal penyesuaian bisnis usaha dalam menghadapi era new normal. Sejak kuartal I/2020, IPCM telah merespons kondisi ekonomi global dengan melakukan pendekatan market baru guna memperluas pangsa pasar.

Hal ini dilakukan dengan tetap memberikan layanan terbaik untuk market yang telah dimiliki. Upaya tersebut, lanjutnya, membuahkan beberapa pipeline baru di akhir tahun 2020. Perseroan juga telah menambah empat kapal tunda dengan daya 2×2200 HP guna mendukung perluasan pasar tersebut.

“Pada 2020 IPCM berhasil memperoleh market baru diantaranya Pelabuhan Patimban, Tersus Jawa Satu Power dan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak. Semua proyek tersebut diharapkan dapat memberikan tren positif untuk tahun 2021. Pengalaman IPCM bisa tetap eksis di tengah pandemi, akan jadi modal dan tambahan semangat untuk 2021,” jelasnya dikutip dari keterangan resmi.

Pada tahun 2020, IPCM juga mencatat peningkatan total aset sebesar 10 persen, meningkat menjadi Rp1,4 triliun dari Rp1,3 triliun tahun sebelumnya.

Perusahaaan dinilai dalam kondisi keuangan optimal, termasuk dalam likuiditas, dimana rasio kas dan setara terhadap aset lancar mencapai 69,9 persen serta memiliki modal yang kuat untuk kebutuhan modal kerja dan rencana ekspansi yang tengah berjalan.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Bank Mandiri Klaim Penjaminan Kredit Pemerintah Memberi Keringanan Bagi Bank

Next Post

Perbaiki Kinerja, Waskita Karya Berencana Divestasi 9 Ruas Tol

Related Posts

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

11 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN Menilai Tambahan Likuiditas Rp100 triliun Belum Otomatis Dongkrak Kredit

11 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

11 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

11 Maret 2026
Next Post
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Perbaiki Kinerja, Waskita Karya Berencana Divestasi 9 Ruas Tol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Mulai Melakukan Peninjauan Lokasi Langkah Awal Perencanaan Konsep Pembangunan MBR di Cikarang

2 hari ago
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020

Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

6 hari ago
Proyek Infrastruktur Masih Menarik, SMI Terima Pinjaman Rp10,26 Triliun dari Lima Bank Global

SMI Telah Menyalurkan Pendanaan untuk 129 Proyek Strategis Nasional senilai Rp125 triliun hingga 2025

3 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Tantangan ANTAM Memastikan Emas dari Penambang Rakyat Memenuhi Standar LBMA

6 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

by redaksi
11 Maret 2026
0

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp905,48 miliar.Keputusan tersebut...

Read more
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Menilai Tambahan Likuiditas Rp100 triliun Belum Otomatis Dongkrak Kredit

11 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

11 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In