Produksi tebu tetap harus berjalan agar dapat menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat di tengah pandemi ini. Petrokimia Gresik memperluas kerja sama Agro Solution dengan Pabrik Gula (PG) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sudah dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/4) nihh. Ini adalah upaya Petrokimia Gresik dalam meningkatkan produktivitas tanaman tebu di Jawa Timur, mengingat saat ini Jawa Timur merupakan penopang utama tebu nasional sebagai bahan baku gula, Sahabat.
“Produktivitas tebu dalam negeri saat ini masih belum mencukupi kebutuhan gula nasional karena kendala bahan baku. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ujar Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Utama Petrokimia Gresik.
Sebelumnya Petrokimia Gresik juga telah menandatangani MoU dengan PG Gempolkrep dengan target lahan 8.000 ha – 10.000 ha. Kami juga menggandeng Bank BRI Kanwil Surabaya sebagai lembaga keuangan yang mendukung permodalan program Agro Solution.
“Agro Solution dapat menjadi jawaban untuk meningkatkan produktivitas pertanian guna menjaga kedaulatan pangan sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani,” tandas Dwi Satriyo.
Petrokimia Gresik berkomitmen meningkatkan produktivitas pertanian, dalam rangka mendongkrak kesejahteraan petani melalui pendampingan komprehensif dari hulu hingga hilir













