KAI Commuter bakal mengevaluasi secara terus-menerus kebijakan operasional di Stasiun Tanah Abang yang hingga saat ini hanya melayani penumpang untuk transit mulai pukul 15.00–19.00 WIB.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan kebijakan tersebut akan kembali dievaluasi sehubungan dengan melonjaknya pergerakan masyarakat ke Pasar Tanah Abang.
“Setiap hari kami evaluasi, sementara ini posisi sampai hari ini masih seperti biasa. Hanya melayani transit mulai 15.00–19.00 WIB,” ujarnya, Kamis (6/5/2021).
Anne menegaskan penutupan Stasiun Tanah Abang bertujuan untuk menurunkan mobilisasi masyarakat. Sebelumnya PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter meminta Pemprov DKI Jakarta kembali mengevaluasi operasional Pasar Tanah Abang.
“Sebenarnya kan konsentrasi kemarin itu adalah pengunjung [Pasar] Tanah Abang yang meningkat, akhirnya ini menjadi salah satu stasiun sibuk dan meningkat penumpangnya,” katanya.
Dampak dari membeludaknya pengunjung di Pasar Tanah Abang membuat aturan ganjil genap tutup kios diberlakukan. Pada kios di lantai ganjil harus tutup pukul 16.00 WIB dan kios di lantai genap tutup pukul 17.00 WIB.
Anne mengatakan dengan hanya melayani penumpang transit atau berpindah kereta di Stasiun Tanah Abang dapat mengurai kepadatan di sejumlah stasiun alternatif. Menurutnya, hari ini total ada sekitar 350.000 pengguna KRL hingga pukul 18.00 WIB di seluruh stasiun.















