• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 17 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Reksa Dana Sektor Perikanan Diminati Investor

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

Di tengah semakin semaraknya reksa dana sektor riil saat ini seiring bergairahnya pasar surat utang, produk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) sektor perikanan mampu mendapat respons yang tinggi di pasar.
“Bukan hanya di sektor infrastruktur seperti jalan tol saja, produk RDPT sektor perikanan juga sangat diminati investor, bahkan permintaan investor cukup melimpah,” kata Feber Netyantaka, Direktur PNM Investment Management di Jakarta, akhir pekan lalu.
Hal ini terbukti dari penerbitan produk RDPT Perinus untuk sektor perikanan yang dilakukan PNM IM beberapa waktu lalu. Produk RDPT sektor perikanan yang pertama di Indonesia ini berhasil mengalami kelebihan minat beli (oversubscribed) hampir dua kali lipat dari target dana sebesar Rp200 miliar. Sedikitnya, ada sekitar 15 investor institusi yang menyerap RDPT tersebut.
Produk RDPT ini memiliki underlying berupa surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) Perinus. Adapun, jangka waktu MTN tersebut ditetapkan selama 35 bulan dan memiliki tingkat bunga yang dinilai menarik dan cukup kompetitif seiring Perinus mendapat peringkat investment grade dari Pefindo.
“Melihat respons yang tinggi dari pasar, hal ini membuat kami semakin konfidens untuk kembali masuk ke pasar modal,” kata Direktur Keuangan, Umum, dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Perikanan Nusantara, Ridwan Zachrie.
Pasalnya, seiring dengan rencana ekspansi ke depan, perseroan akan terus memperkuat permodalan. Pada tahun ini, Perinus menganggarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp250 miliar, meningkat dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp176 miliar.
Apalagi, menurutnya, saat ini iklim bisnis di sektor perikanan semakin bergairah mengingat tingginya komitmen Pemerintah maupun sumber daya kelautan di Indonesia yang melimpah. Sehingga, sektor perikanan memiliki daya tarik dan memiliki peluang investasi yang menarik.
Karena itu, bisnis sektor perikanan dinilai semakin prospektif. Pasalnya, pemanfaatan potensi sumber daya ekonomi kelautan di Indonesia masih sangat kecil. Dari hasil penelitian McKinsey GI, sumber daya ekonomi kelautan di Indonesia pada 2014 diperkirakan mencapai 1,2 triliun dollar AS, namun pemanfaatan atas potensi tersebut kurang dari 10%.
“Ini menunjukkan bahwa sektor perikanan laut masih memiliki potensi pengembangan yang sangat besar bila dikelola secara optimal,” imbuhnya.
Selain itu, Perinus tidak hanya melakukan produksi perikanan seperti kegiatan penangkapan ikan, melainkan juga melakukan pengembangan pengolahan dan budidaya ikan.
“Pengembangan hasil pengolahan ikan secara berkelanjutan dilakukan dengan pemanfaatan teknologi. Ini untuk memenuhi permintaan pasar yang masih sangat besar baik di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.
Dengan diperolehnya dana tersebut, lanjut Ridwan, Perinus saat ini mampu melakukan ekspansi usaha di sektor perikanan. Seperti diketahui, dana hasil penerbitan RDPT itu digunakan seluruhnya untuk membiayai modal kerja Perinus seperti pembangunan sarana cold storage ikan, kapal baru maupun untuk membiayai trading perikanan sehingga kontribusi ekspor juga bisa meningkat.
“Salah satunya kita gunakan untuk pengembangan bisnis aquaculture yang akan dilakukan pada tahun 2018 ini,” tuturnya.
Seiring dengan peningkatan permodalan tersebut, Ridwan menambahkan, Perinus semakin optimistis untuk bisa membukukan pertumbuhan kinerja yang lebih tinggi pada tahun ini.
Pada tahun 2018 ini, Perinus menargetkan pendapatan mencapai Rp1,1 triliun atau tumbuh signifikan dibanding tahun lalu sebesar Rp377 miliar yang melonjak 230% dari tahun 2016. Adapun, laba usaha diproyeksikan mencapai Rp41 miliar pada 2018 atau naik hampir 50% dari 2017.
Kenaikan target tersebut didorong dari naiknya target produksi ikan Perinus. “Target produksi ikan tahun 2018 mencapai sebesar 50.000 ton per bulan dibanding tahun lalu sebesar 17.578 ton,” jelasnya.
PT Perikanan Nusantara adalah badan usaha milik negara (BUMN) di bidang perikanan yang berdiri sejak tahun 1934 dengan terbentuknya Institut Voor de Zeevisscherij. Dalam perkembangannya perusahaan ini menjadi Kaiyoo Gyogyo Kenkyuzo. Sesuai PP no. 44/1961, didirikan Badan Pimpinan Umum Perusahan Perikanan Negara (BPU Perikani) yang kemudian terdiri dari PT Tirta Raya Mina (Persero), PT Perikanan Samodra Besar (Persero), PT Perikani (Persero) dan PT Usaha Mina (Persero).
Untuk menjalankan misi BUMN sebagai agen pembangunan dan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di bidang perikanan, maka sesuai PP No.21/1998 keempat BUMN tersebut digabung menjadi satu dengan nama PT Perikanan Nusantara (Persero).
Sumber Situs Web PNM

Previous Post

PGN Tanda Tangani Jual Beli Gas Dengan Medco E&P

Next Post

Tinjau Padat Karya Tunai di Sleman, Menteri Rini Ikut Ngecat Bareng Warga

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

16 April 2026
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
Berita

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

16 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara

16 April 2026
Next Post

Tinjau Padat Karya Tunai di Sleman, Menteri Rini Ikut Ngecat Bareng Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020

Mitratel Mengungkapkan Pengembangan Sistem Menara Terbang untuk Memperluas Jangkauan Sinyal di Wilayah Terpencil Indonesia.

4 hari ago
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : Danantara, BP BUMN, Jasa Raharja, Bank BSN, Nindya Karya, IKI, Agrinas Pangan, Telkom, PTPN 1, Krakatau Steel, Kimia Farma, ADHI, KIW, WIKA Beton, JRP, Pertamina NRE, PLN IP, Pertamina Gas, Pupuk Kujang, Petrokimia Gresik, SIG, Bank BSI, Pelindo

1 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Mayoritas Tiket Kereta Dibeli Lewat Access by KAI, Capai 8,1 Juta Transaksi di Triwulan I 2026

24 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia Umumkan Pembentukan PT Daya Energi Bersih Nusantara (DENERA), Perusahaan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

6 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

by redaksi
16 April 2026
0

 PT Hutama Karya (Persero) atau HK membukukan pendapatan dari segmen pengoperasian jalan tol sebesar Rp17,33 triliun sepanjang tahun buku 2025 yang telah diaudit. Direktur...

Read more
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

16 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In