PT PP (Persero) Tbk menargetkan proyek pembangunan Maritime Tower selesai pada Agustus 2021. Proyek yang dimiliki PT Menara Maritim Indonesia ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 706 miliar.
Komisaris Utama PP Andi Gani Nena Wea mengatakan, pada awal Mei 2021, progres pembangunan proyek Martime Tower telah mencapai 78,31 persen. Maritime Tower juga memenuhi standar bangunan hijau yang telah disertifikasi oleh lembaga Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan peringkat Gold.
“Bentuk bangunan Maritime Tower memiliki konsep desain seperti bentuk kapal pinisi yang menjadi ciri khas tersendiri di lingkungan perkantoran dan komersial di kawasan Jakarta Utara. Pembangunan proyek tersebut telah memasuki tahapan topping off,” ujarnya, Jumat (21/5).
Pada Jumat, perseroan melakukan kunjungan kerja ke proyek Maritime Tower dan Pelabuhan Petikemas Kalibaru. Adapun kunjungan kerja dilakukan untuk melihat progres kinerja pembangunan proyek yang sedang berlangsung dan memastikan proyek tersebut berjalan baik.
Proyek pembangunan yang bernama Terminal Petikemas Kalibaru Utara Tahap I ini dimiliki PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Pembangunan Terminal Petikemas yang dibangun sejak 2012 merupakan salah satu mega proyek yang dikerjakan oleh perseroan dengan penyelesaian target pembangunan Mei 2022.
“Per April 2021, pembangunan mega proyek tersebut telah mencapai progress sebesar 95,16 persen telah dilakukan serah terima kepada pemilik proyek secara bertahap,” ucapnya.
Sumber Republika, edit koranbumn
















