• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 15 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pertamina Geothermal Energy Kembangkan Bisnis Green Hydrogen pada Tahun Ini

by redaksi
22 Mei 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) berupaya agar pengembangan bisnis green hydrogen bisa dimulai pada tahun 2021. Anak usaha PT Pertamina ini pun menghitung, kebutuhan investasi awal diperkirakan ada di kisaran US$ 3 juta hingga US$ 5 juta.

Direktur Utama PGE Ahmad Yurianto mengungkapkan, pengembangan green hydrogen direncanakan dapat dilakukan pada wilayah kerja panas bumi (WKP) eksisting yang dimiliki saat ini.

RelatedPosts

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

“Kalau kami lihat wilayah kerja, kami bisa bangun green hydrogen belt dan ini masa depan carbon neutral untuk Indonesia. Investasi awal dikisaran US$ 3 juta sampai US$ 5 juta,” jelas Ahmad dalam diskusi virtual, Jumat (21/5).

Dia menambahkan, perkiraan biaya investasi tersebut baru meliputi sisi hulu dan belum sampai ke sisi hilir. Selain itu, produksi green hydrogen ditargetkan sebesar 100 kilogram (kg) per hari dan dapat dimulai pada tahun ini.

Kendati demikian, Ahmad memastikan saat ini pihaknya memang masih dalam tahapan kajian awal meliputi Final Investment Decision (FID), teknologi assessment dan market assessment.

PGE juga telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian terkait antara lain Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Ahmad mengungkapkan, tahapan pengembangan bisnis ke green hydrogen telah dimulai saat ini dan ditargetkan pilot project dapat dilangsungkan di tahun 2021 pada salah satu area proyek yang dimiliki.

Dari sisi keekonomian, dia mengakui biaya produksi jenis green hydrogen tergolong lebih tinggi dibanding jenis hydrogen lainnya.

Meskipun begitu, Ahmad optimistis biaya produksi ke depannya dapat terpangkas terdorong dua faktor yakni pengembangan teknologi dalam proses produksi hydrogen serta komponen cost of power.

Di sisi lain, potensi pasar saat ini pun masih cukup terbuka apalagi sejumlah negara punya kebutuhan untuk mendorong target carbon neutral.

“Untuk besarkan pie-nya, kami juga lihat akses dan kaji tidak hanya domestik tapi pasar regional atau beyond regional. Di mana (jika) ada satu pasar yang sudah terapkan target carbon neutral otomatis itu akan jadi potensi,” jelas Ahmad

Dari sektor domestik, sejumlah sektor dinilai punya potensi antara lain fertilizer, steam hingga refinery. Kendati demikian, Ahmad menilai kehadiran green hydrogen tidak akan serta merta bisa menggantikan produk eksisting yang ada.

“Kemungkinan tidak akan secara langsung gantikan, kalau bandingkan titik saat ini harga green hydrogen akan sedikit lebih tinggi dibanding hydrogen lainnya. Perlu upaya pengembangan pasar dan berikan value propositon,” terang Ahmad.

Dia bilang, dengan menawarkan nilai produk green hydrogen maka ada faktor cleanliness yang dinilai jadi keunggulan untuk ditawarkan kepada konsumen. Bahkan menurut Ahmad, terdapat sejumlah customer yang punya kebutuhan terhadap sumber energi yang dapat mendorong tercapainya carbon neutral dan siap membayar dengan harga premium.

Di sisi lain, Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Harris mengungkapkan, saat ini pihaknya memang tengah memproses kehadiran regulasi guna mendorong pemanfaatan panas bumi untuk potensi non kelistrikan.

“Kami mulai identifikasi di lokasi panas bumi apa ada potensi untuk tingkatkan keekonomian dan potensinya yang besar. Tidak hanya untuk ke hidrogen tapi juga potensi dalam dukung perkebunan teh, tembakau untuk pengering,” jelas Harris.

Sebelumnya Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan pengembangan hydrogen emang jadi salah satu fokus Pertamina ke depannya. Pasalnya hydrogen dinilai sebagai potensi energi hijau.

“Proyek pertama PLTP Ulubelu, sekarang hasilkan green hydrogen ini diperlukan untuk bioenergi dan posisi hari ini demand-nya juga besar untuk kilang,” jelas Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (20/5).

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Sinergi Krakatau Bandar Samudera dan Berdikari Logistik untuk Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan

Next Post

IFG Life akan Mendapat Suntikan Dana dari Pemerintah

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk

14 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

14 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

14 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Tebar Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Region IV Jakarta 2 Salurkan Lebih dari 4.000 Paket Santunan dan Gelar Khitanan Gratis

14 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Komitmen Danantara Mendukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional sebesar 8 Persen

14 Maret 2026
Next Post
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Life akan Mendapat Suntikan Dana dari Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

4 hari ago
Vale Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500

Vale Indonesia Memastikan akan Mengajukan Revisi RKAB Tahun Buku 2026

4 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

 Pemprov NTB Bersama Entitas Bisnis Danantara, ID Food Resmi Memulai Penyiapan Pengembangan Proyek Ayam Terintegrasi senilai Rp1,2 triliun di Kabupaten Sumbawa

3 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk

by redaksi
14 Maret 2026
0

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan...

Read more
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

14 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

14 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Tebar Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Region IV Jakarta 2 Salurkan Lebih dari 4.000 Paket Santunan dan Gelar Khitanan Gratis

14 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In