Tanam perdana ini merupakan produksi pertama di tahun 2021 oleh PT Perkebunan Nusantara X sebagai anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang dihadiri oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani, beserta Direktur Keuangan Holding Perkebunan Nusantara, M.Iswahyudi dan Direktur PTPN X, Aris Toharisman.
Pada tahun 2021 Kebun Ajong Gayasan berkomitmen untuk memberikan performa terbaik dalam menghasilkan tembakau berkualitas yang sesuai dengan permintaan pasar, salah satunya dari komposisi kualitas NW sebesar 30%. Menargetkan areal tanam seluas 375.588 Ha dan produksi ekspor total 532.838 Kg, Kebun Ajong Gayasan optimis bisa meraup laba Rp 52 Miliar.
PTPN X telah menunjukkan kinerja terbaiknya, terbukti dari komoditas tembakau terdapat penambahan luas areal tanam dari sebelumnya 500 Ha menjadi 605 Ha. Ini merupakan wujud kepercayaan dari investor kepada kebun tembakau milik PTPN X
Perkebunan tembakau, dinilai sebagai sektor padat karya sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Kementerian Perindustrian mencatat, total tenaga kerja yang diserap oleh industri hilir tembakau sebanyak 5,98 juta orang, terdiri dari 4,28 juta adalah pekerja di sektor manufaktur dan distribusi, serta sisanya 1,7 juta bekerja di sektor perkebunan















