Pusat Logistik Berikat (PLB) Barata Indonesia resmi beroperasi. Operasional pertama PLB tersebut ditandai dengan pemasukan barang import ex cargo dari Rolls Royce yang dipergunakan untuk suku cadang salah satu project turbin di Indonesia.
Direktur Pemasaran Barata Indonesia, Sulistyo Handoko, menjelaskan kehadiran PLB diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya logistik bagi industri nasional khususnya Jawa Timur. “Barata sebagai BUMN siap berkontribusi mendorong efektivitas bagi pertumbuhan industri melalui pengelolaan PLB dalam rangka pemulihan ekonomi nasional” tutur Sulis.
Perseroan turut berharap PLB Barata Indonesia dapat meningkatkan kapasitas industri manufaktur dalam rangka penyerapan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sekaligus pengembangan bisnis ini diharapkan dapat mendongkrak kinerja perseroan.















