• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Holding Perkebunan PTPN III Target Pendapatan Tumbuh 12,21% pada 2021

by redaksi
20 Juni 2021
in Berita
0
Perubahan Susunan Dewan Komisaris PTPN III
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) alias PTPN III melihat peluang untuk menumbuhkan kinerja keuangan pada tahun ini. Holding BUMN di sektor perkebunan ini mengincar pendapatan (revenue) senilai Rp 44,2 triliun sepanjang tahun 2021.

Jika dibandingkan dengan raihan tahun lalu, target pendapatan tahun ini tumbuh 12,21%. Corporate Secretary Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Imelda Alini Pohan mengungkapkan, realisasi pendapatan tahun 2020 mencapai Rp 39,39 triliun, tumbuh sekitar 11,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

Meski di tengah pandemi covid-19, dia mengklaim transformasi bisnis yang dijalankan PTPN mulai menunjukkan hasil yang positif. Selain pertumbuhan pendapatan, pada tahun lalu EBITDA PTPN juga mencatatkan kenaikan 17,91% secara tahunan menjadi Rp 6,84 triliun. Jumlah aset PTPN Group pun tumbuh 3,85% menjadi Rp 132,36 triliun.

Sepanjang tahun 2020, sambung Imelda, PTPN telah menjalankan program prioritas dengan sejumlah pencapaian kunci yang telah diselesaikan. Seperti operational excellence, restrukturisasi organisasi dan SDM, divestasi asset, optimalisasi dan kerjasama asset, serta restrukturisasi perusahaan dan transformasi keuangan.

“Terjadi penurunan rugi perseroan (net loss) cukup signifikan sehingga hal ini menunjukkan ada perbaikan kinerja dari sisi keuangan,” ujar Imelda kepada Kontan.co.id, Jum’at (18/6).

Asal tahu saja, sepanjang tahun lalu PTPN Group masih menderita rugi konsolidasi senilai Rp 1,13 triliun. Dengan sejumlah program dan target pertumbuhan pendapatan, PTPN pun optimistis bisa membalikkan kinerja dari rugi menjadi laba. Pada tahun ini PTPN III memproyeksikan laba bersih sebesar Rp 596 miliar.

Imelda menerangkan, ada tiga pilar utama dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran PTPN Group tahun ini. Pertama, optimalisasi portofolio dan operational excellence. Kedua, commercial excellence dan ekspansi hilir. Ketiga, optimalisasi aset dan kemitraan strategis.

Ada sejumlah strategi bisnis PTPN Group yang akan diimplementasikan. Meliputi procurement excellence, menyelesaikan kajian bisnis green diesel (biodiesel) bekerjasama dengan PT Pertamina, sinergi BUMN antara PLN- PTPN – Perhutani dalam proyek co-firing PLTU PLN dengan biomassa PLTBiogas co-firing, serta mengembangkan bisnis ritel dan cakupan pelanggan.

Sebagai gambaran kinerja, Imelda menjelaskan bahwa memasuki Kuartal I hingga April 2021, kinerja operasional dan finansial PTPN Group cukup menjanjikan. Dari sisi operasional, produksi CPO mencapai 805.000 ton atau naik 17% secara tahunan. Terdiri dari CPO kebun sendiri sebanyak 637.000 ton dan pembelian pihak ketiga serara CPO sebesar 168.000 ton.

Selanjutnya, produksi gula di PTPN II mencapai 20.190 ton atau naik 160% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Produksi karet sebanyak 54.000 ton (naik 6%), dan teh sebanyak 17.000 ton (naik 9%).

Harga sejumlah komoditas yang membaik mendongkrak pendapatan hingga 44% dari Rp 9,3 triliun menjadi Rp 13,4 triliun sepanjang periode awal tahun ini. Sementara itu, Beban pokok penjualan naik 31% dari Rp 6,6 triliun menjadi Rp 8,7 triliun.

Holding Perkebunan Nasional pun mencatatkan pertumbuhan EBITDA hingga 97% dari Rp 1,6 triliun menjadi sekitar Rp 3,4 triliun.”Net Operating Cash Flow meningkat 29% dari Rp 2,6 triliun menjadi sekitar Rp 3,4 triliun. Untuk proyek-proyek strategis sudah mulai dijalankan, dengan pencapaian sudah mulai dihasilkan,” sebut Imelda.

Adapun luas areal perkebunan yang dikuasai PTPN Group memiliki luas 1,18 juta hektare, yang berlokasi di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Holding perkebunan nusantara PTPN III memiliki fokus pada komoditas utama seperti kelapa sawit, tebu, karet, teh dan kopi.

Selain itu, PTPN Group juga akan meningkatkan pendapatan dengan strategi optimalisasi aset non-core (non-perkebunan). Antara lain melalui kerjasama pembangunan kawasan industri terpadu/kawasan ekonomi khusus, kawasan pariwisata, energi terbarukan, residensial, hingga optimalisasi lahan untuk tambak.

“Diharapkan melalui kerjasama tersebut akan diperoleh peningkatan EBITDA perusahaan yang nantinya akan digunakan antara lain untuk menyelesaikan kewajiban PTPN Group kepada kreditur,” imbuh Imelda.

Asal tahu saja, total liabilitas PTPN Group per tahun 2020 lalu mencapai Rp 77 triliun. Imelda memastikan, pembayaran utang dilakukan sesuai jadwal angsuran sesuai Master Amendment Agreement (perjanjian restrukturisasi pinjaman PTPN Group) yang telah ditandatangani pada 21 Januari 2021 lalu. “Harapannya proses restrukturisasi yang dijalani sepanjang Maret 2020 – April 2021 dapat berjalan sesuai rencana,” sebutnya.

Untuk menunjang rencana kerja tahun ini, Holding Perkebunan Nusantara akan mengalokasikan capex sebesar Rp 6,7 triliun. Dana tersebut berasal dari kas internal senilai Rp 2,7 triliun, ditambah dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Capex digunakan untuk belanja modal kebun dan pabrik, dan modal kerja komoditas kelapa sawit dan tebu, dalam rangka melaksanakan program oprational excellence pabrik dan kebun,” pungkas Imelda.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

48 Pemasok Batu Bara PLN akan Tambah Pasokan Sekitar 4,6 juta ton Hingga Akhir Tahun Ini

Next Post

BTN Proyeksikan Restrukturisasi Kredit Semakin Turun Menjadi Rp31,8 Triliun pada Akhir Tahun Ini

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post
Dirut Pahala N. Mansury  Resmikan Gedung Baru Kantor Wilayah I BTN di Bekasi

BTN Proyeksikan Restrukturisasi Kredit Semakin Turun Menjadi Rp31,8 Triliun pada Akhir Tahun Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Tebar Kepedulian melalui Kurban Iduladha, Jangkau Masyarakat Surabaya hingga Pesisir Lamongan

4 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Syukur HUT ke-27 PNM, Bergerak Serentak untuk Perbaikan Lingkungan

1 hari ago
Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun

Sahabat Perjuangan Sepanjang Masa: ASABRI Hadirkan Hunian Layak bagi Peserta di Kota Mataram

10 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Menteri Investasi Sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani Optimistis Dewan Bisnis Indonesia – Prancis Jadi Mesin Penggerak Investasi dan Perdagangan Dua Arah

4 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In