Dalam rangka peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia, PJT I bersama dengan BPBD Kabupaten Madiun melakukan penanaman sepuluh ribu bibit akar wangi (chrysopogon zizanioides). Kegiatan dilakukan di kawasan lereng Gunung Wilis tepatnya di Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Madiun. Dimana sebelumnya, pada tanggal 5 April 2021 lalu telah terjadi bencana tanah longsor di lokasi yang sama.
Penanaman tersebut merupakan implementasi Program TJSL BUMN, khususnya aspek TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) nomor 13 yakni Penanganan Perubahan Iklim.
Melalui penanaman Akar Wangi atau Vetiver, diharapkan dapat terbentuk keseimbangan ekologi di lokasi sekitar yang menjadi lahan budidaya tanaman porang sebagai penopang ekonomi masyarakat sekitar. Akar tanaman vetiver diketahui dapat tumbuh hingga sedalam lima meter, sehingga dapat berfungsi mengikat tanah agar tidak mudah longsor.
Kegiatan konservasi PJT I yang dilakukan di sepanjang DAS Kali Madiun ini merupakan program rutin tahunan. Atas kontribusi ini, Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan penghargaan kepada PJT I. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Bupati Madiun pada saat seremonial penanaman, Jumat 18 Juni 2021 lalu.















